loading...
Salah satu stan sekolah di pameran produk inovasi pendidikan Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ratusan sekolah dari berbagai jenjang di Sragen ambil bagian dalam pameran produk inovasi pendidikan dan kebudayaan. Tak kurang dari 150 sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MAN sederajat mengikuti pameran yang digelar Dinas Pendidikan tersebut.

Pameran dibuka secara resmi oleh bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Jumat (26/4/2019). Kehadiran bupati disambut dengan tarian Krida Dwipangga yang dibawakan oleh 373 penari.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mengolaborasikan berbagai pola pendidikan. Sekaligus bertujuan untuk ajang silaturahmi pendidik di semua jenjang dari PAUD sampai SMA di Kabupaten Sragen,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen, Suwardi.

Baca Juga :  Diciduk Polisi, Begini Pengakuan 8 Bocah Pemeran Video Viral Aksi Ekstrim Naik Satu Motor Sambil Bawa Dingklik di Jalan Raya Sragen yang Dinilai Membahayakan

Terdapat ratusan stan sekolah di seluruh kabupaten Sragen yang ikut dalam even ini. Mereka menampilkan hasil dari inovasi dan potensi pendidikan sekolah masing-masing.

Pameran inovasi pendidikan dan kebudayaan ini akan berlangsung tiga hari, mulai Jumat sampai Minggu (28/4/2019). Selama tiga hari tersebut pengunjung dapat menikmati hiburan di panggung utama, pentas seni, game, parade band dan ditutup dengan hiburan wayang kulit yang akan dibawakan oleh dalang cilik di Sragen.

“Kita saksikan nanti dalang cilik yang mulai merambah tingkat nasional. Ada tiga anak yang akan mementaskan itu. Terus kemudian yang membedakan dengan pameran sebelumnya. Panggung utama ini akan terisi terus selama tiga hari, tidak ada putus-putusnya,” papar Suwardi.

Baca Juga :  Diiringi Hujan Tangis, Satpam Cantik PT PAN Brothers Sragen Yang Tewas Bunuh Diri Akhirnya Dimakamkan. Suami Masih Syok Sampai Tak Ikut Antar Pemakaman

Sementara Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyambut baik terselenggaranya pameran ini sebagai ajang inovasi pendidikan.  Namun dia berharap, sekolah-sekolah bisa menunjukkan pada publik keberhasilan mendidik siswa dan memacu prestasi.

”Kita harapkan, semua sekolah punya inovasi di setiap lini,” tuturnya.

Yuni menyampaikan pameran inovasi ini jadi kesempatan promosi sekolah menjelang PPDB. Baik sekolah negeri maupun sekolah swasta menarik hati orang tua murid menyekolahkan di tempatnya. Wardoyo