JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Aksi Penembakan Jelang Sahur Gegerkan Tegal. 2 Siswa Jadi Korban 

Kapolres saat olah TKP. Foto/Hunas Polda

IMG 20190509 WA0003 1
Kapolres saat olah TKP. Foto/Hunas Polda

TEGAL, JOGLOSEMARNEWS.COM Aksi penembakan menimpa dua orang pelajar di Jalan Arjuna Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal dinihari tadi.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengatakan, saat ini pihaknya masih berusaha mencari pelaku.

”Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. Kita sudah upaya gelar perkara dan mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kepada sejumlah awak media, usai meninjau TKP, Rabu (08/05/2019). Kapolres mengungkapkan kejadian berawal saat mereka ramai-ramai berkumpul di pos ronda menjelang waktu sahur.

“Rupanya ada yang merasa terganggu. Hingga kemudian saat duduk-duduk ada yang tertembak,” terangnya didampingi Wakapolres Kompol Davis Busin Siswara.

Baca Juga :  Tragis, Detik-Detik Warga Brebes Terjatuh Bersama Motornya dari Atas Perahu dan Tenggelam di Sungai. Namanya Nurofik

Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan, penembakan diduga sengaja dilakukan bukan tertembak, karena memang fokus ada dua orang yang terluka. Kalau tertembak itu kan tidak sengaja.

Menurutnya untuk jarak tembak yang dilakukan, diperkirakan kalau senapan angin itu maksimal 50 meter dan dipastikan itu adalah senapan angin.

“Dari bukti proyektil yang sudah diambil dari dua korban yang terluka, keduanya memang dari senapan angin,” tandasnya.

Korban diketahui berinisial ASH (15) warga Jalan Teuku Umar Debong Tengah dan SMI (14) warga Jalan Arjuna Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal, Timur Kota Tegal. Kejadian Selasa (07/05/2019) sekitar pukul 01.00 WIB saat keduanya bersama rekan-rekannya berkumpul dipos ronda untuk berkeliling ronda sahur.

Baca Juga :  Pemotor Boncengan di Semarang Gasak Truk Parkir pada Pagi Buta, Satu Meninggal Satu Luka Berat

Tiba-tiba, salah satu korban ASH merasa sakit pada bagian betis kiri disusul keluar darah segar. Selang beberapa menit kemudian, korban SMI mengalami hal serupa.

Beberapa teman korban mengaku sempat mendengar suara mirip senapan hingga akhirnya mereka kabur.

Selanjutnya oleh teman-temannya, kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tegal Timur. Kemudian oleh Puskesmas dirujuk ke RSUD Kardinah Kota Tegal untuk mendapat perawatan secara intensif. Wardoyo