loading...
Loading...

SURABAYA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Diduga terdindikasi radikalisme, NOS, seorang anggota Polisi Wanita (Polwan) Polda Maluku Utara diamankan oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Penangkapan tersebut berlangsung di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Minggu (26/5/2019) malam.

“Iya benar, yang ditangkap seorang anggota polisi,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Minggu (26/5/2019) malam.

NOS berpangkat bintara dan masih aktif di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku Utara. Polwan tersebut memiliki masa tugas empat tahun lebih, terhitung sejak 16 Februari 2015.

Baca Juga :  Viral Suara Misterius di Langit Makassar, Seperti Suara Burung Bersahutan Mengalahkan Suara Kendaraan, Ini Kata LAPAN

Barung menambahkan, penangkapan perempuan terduga terpapar paham radikal ini karena adanya sejumlah indikasi. Proses penangkapan dilakukan dengan cara bekerja sama antara Polda Jawa Timur dengan Polda Maluku Utara.

“Iya itu bekerja sama dengan polsek kemudian diberikan ke Polda Jatim dan Polda Maluku Utara,” kata Barung tanpa merinci indikasi radikalisme yang bersangkutan.

NOS saat ini masih berada di Markas Polda Jawa Timur dan rencananya proses penyidikannya ditangani Polda Maluku Utara. “Anggota Polda Maluku Utara sedang dalam perjalanan untuk menjemputnya,” kata Barung.

Baca Juga :  Bus Rombongan Guru TK Tulungagung Alami Kecelakaan, Terperosok ke Kali Judel Blitar, 5 orang Tewas

www.tempo.co

Loading...