loading...
Loading...
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM-  Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD untuk menerapkan Outingclass kepada peserta didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Hal itu disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal dan Peduli Sosial Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI (Pendidikan Agama Islam) SD Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (15/6/2019).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, para guru diharapkan tidak hanya melakukan KBM di dalam kelas saja, melainkan juga di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Berangus Calo dan Pungli KIR, Pengujian Kendaraan di Dishub Karanganyar Kini Pakai Aplikasi Online. Begini Caranya! 

“Saya minta guru jadi motor penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing. Didik anak-anak dengan baik. Mengajar anak-anak jangan hanya di kelas saja, tapi diajak ke mushola, sawah. Supaya anak-anak mencintai lingkungan sekitar,” katanya.

Bertepatan dengan momen Halal Bihalal, ia juga meminta supaya tradisi ini tidak hanya menjadi ritual ragawi.

“Hari raya itu kembali suci, ojo mung tradisi ritual ragawi. Rumah, Pakaian itu hal-hal ragawi maupun jasmani. Agar sempurna, sebagai pelengkap hati maupaun ruh juga harus suci,” ungkapnya.

Baca Juga :  7 Penumpang Tewas, Manajemen Bus Rosalia Indah Siapkan Santunan dan Pemulangan Para Korban 

Ia menyampaikan, terkait agama yang dinilai bukan diri seseorang, melainkan manfaat yang telah diberikan kepada lingkungan sekitar.

“Mari anak-anak dibuat riang gembira, jadikan agama sebagai spirit atau energi,” paparnya.

Selanjutnya, Ketua KKG PAI Kabupaten Karanganyar, Suyatno menuturkan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya.

“Saya berharap dengan Halal Bihalal ini dapat terjalin ukhuwah islamiyah, insaniyah, dan wathaniyah dalam memajukan bidang PAI di tingkat SD,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Karanganyar Terlibat Rebutan Gunungan Apem Wahyu Kliyu di Jatipuro 

Dalam acara ini dihadiri seluruh guru PAI SD di Kabupaten Karanganyar sebanyak 440 guru, baik ASN dan Guru Tidak Tetap (GTT).

Selain Halal Bihalal juga dilakukan kegiatan peduli sosial.

“Sebanyak 34 siswa-siswi kurang mampu mendapatkan santunan untuk membeli perlengkapan (peralatan) sekolah”.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono turut memberikan hadiah kepada para guru PAI yang khatam Al-Quran sebanyak 2 maupun 3 kali pada saat bulan ramadhan. Wardoyo

Loading...