JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Diduga Putus Cinta, Seorang Pria Nekat Mencoba Melompat dari Atas Jembatan Layang Lempuyangan

Seorang pria diduga hendak bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Layang Lempuyangan Yogyakarta, Jumat (14/6/2019). Tribunjogja/Istimewa/ screenshot @andrefirman
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Seorang pria diduga hendak bunuh diri dengan melompat dari atas Jembatan Layang Lempuyangan Yogyakarta, Jumat (14/6/2019). Tribunjogja/Istimewa/ screenshot @andrefirman

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pemuda diduga mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan layang Lempuyangan Yogyakarta, Jumat (14/6/2019).

Kejadian tersebut terjadi sekitarpukul 10.30 WIB.

Diketahui, pria yang nekat mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan Lempuyangan tersebut berinisial P (33), seorang warga Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Aksi nekat P tersebut kemudian dicegah oleh anggota kepolisian dan dibantu oleh warga yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjogja.com di lapangan, aksi nekat pria tersebut itu diduga lantaran diputus cinta oleh sang pacar.

Baca Juga :  Level Waspada, Sultan: Jangan Khawatirkan Masyarakat Sekitar Merapi, Mereka Sudah Paham

Kapolsek Danurejan, Kompol Aslori, menceritakan kronologi kejadian bermula ketika P yang saat itu tengah bekerja didatangi oleh seseorang wanita yang diduga pacarnya, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya).

Bunga menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa melanjutkan hubungan asmara dengan P.

Mendengar hal tersebut itu, P diduga langsung gelap mata dan mengatakan dirinya akan bunuh diri.

“P ini kemudian bawa motor dan naik di atas jembatan Lempuyangan,” kata Kompol Aslori kepada Tribunjogja.com, Jumat (14/6/2019) siang.

Baca Juga :  Berani Tak Kenakan Masker di Kota Yogya, Ini Sanksinya

Beruntung, aksi nekat P dapat dicegah oleh masyarakat.

Anggota kepolisian sektor Danurejan yang datang ke lokasi pun kemudian membawa P ke tempat yang aman.

Menurut Kapolsek, saat diamankan dan diinterogasi di hadapan petugas, P diketahui sudah memiliki dua anak .

Kompol Aslori menambahkan kejadian tersebut juga sudah diselesaikan secara baik-baik.

Pihak keluarga telah dipanggil, dimintai keterangan dan yang bersangkutan sudah diserahkan kepada keluarga.

“Sudah selesai. Yang bersangkutan sudah kami serahkan ke ibunya,” ujar Kapolsek.

www.tribunnews.com