loading...
Loading...
Dr H Badarudin. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM-  Forum Mediasi Kabupaten Karanganyar mengecam aksi kerusuhan dan kekerasan yang muncul terkait Pemilu 2019. Mereka pun menyerukan menolak mobilisasi massa menjelang sidang gugatan hasil pemilu yang akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK).

Mereka juga mendukung tindakan tegas aparat untuk tidak mentolerir segala bentuk kekerasan atau kerusuhan yang bisa menggerogoti persatuan kesatuan NKRI.

Baca Juga :  Jelang Sidang MK, Pimpinan Ponpes AL Mukmin Ngruki Imbau Warga Jaga Situasi Kondusif 

Pernyataan itu dilontarkan Ketua Forum Mediasi Kabupaten Karanganyar, Dr H Badarudin, Selasa (11/6/2019). Ia mengatakan tak setuju dan tak ada rekomendasi apapun terkait aksi para perusuh dan pelaku kekerasan pasca Pemilu 2019. Pun dengan upaya mobilisasi massa menjelang sidang di MK, forum mediasi Karanganyar juga menolak tegas.

Baca Juga :  DPRD Jateng Berharap Getuk Take Tawangmangu Menjadi Inspirasi UMKM

“Kita sepakat bahwa NKRI harga mati. Kami mendukung upaya tegas aparat untuk menindak segala bentuk kekerasan dan kerusuhan yang bisa mengoyak keutuhan NKRI,” paparnya.

Badarudin menguraikan apapun yang terjadi, NKRI dan keutuhan bangsa harus dijaga dengan kebesaran hati. Forum mediasi Karanganyar tidak akan mendukung pihak yang berupaya merusak keutuhan NKRI.

Baca Juga :  Berbagai Elemen Masyarakat Sukoharjo Rame-rame Tolak Kerusuhan Jelang Sidang MK. Dari Tokoh Agama Hingga Pedagang Soto 

Menurutnya NKRI tidak boleh dikotori dengan hal-hal atau aksi kekerasan apapun.

“Sekali lagi, kami tegaskan bahwa NKRI harga mati. Semua harus menjaga agar bangsa ini tetap utuh sehingga bosa memberikan keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tandasnya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...