loading...
Loading...
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Juliyatmono sambut kedatangan Tim penilaian Baznas Jateng Award 2019 di Ruang Transit Rumah Dinas Bupati Karanganyar kemarin. Baznas Karanganyar masuk dalam nominasi 25 besar Baznas Award 2019 bersama sejumlah Baznas kabupaten di Jawa Tengah.

Selain untuk bersilaturahim kedatangan Tim tersebut adalah untuk memperoleh informasi dari Bupati Karanganyar dan Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar terkait peran dan dukungan terhadap kemajuan pendayagunaan zakat di Kabupaten Karanganyar.

Tim penilaian Baznas Jateng sekaligus Sekretaris Baznas Jateng, Ahyani mengatakan, dalam verifikasi lapangan ini ada beberapa hal yang menjadi fokus penilaian, yakni terkait program kerja, tingkat kemajuan perolehannya zakat, pendayagunaan zakat, dukungan pemerintah serta audit keuangan.

Baca Juga :  Tak Punya Biaya Bayar Tukang, Sejumlah Warga Miskin Penerima Bantuan RTLH di Karanganyar Kebingungan. Bantuan Material Masih Mangkrak 

“Dari 25 kabupaten yang masuk nominasi, ada 10 yang kita cek. Di antaranya Karanganyar, Kendal, Temanggung, Pemalang dan lain-lain,” jelasnya.

Wakil Ketua Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iskandar menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka tim penilaian dari Baznas Jateng bertemu sekaligus wawancara dengan Bupati Karanganyar.

“Mengecek berkas, apakah penyaluran zakat sesuai asnaf, penghimpunannya seperti apa, program unggulannya apa, bagaimana kesadaran warga membayar, dapat berapa. Jadi semakin besar pengumpulan dana meningkat pertahun akan semakin baik. Penyaluran apakah sesuai dengan asnaf untuk mengentaskan kemiskinan atau tidak,” terangnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan, Baznas Karanganyar dianggap cukup berhasil dalam pengelolaan zakat.

Baca Juga :  Resmikan UPK, Bupati Karanganyar Akui Angka Kemiskinan Masih 80.000 Jiwa. Ini Kriteria Pendapatan Minimal Yang Bisa Disebut Miskin! 

“Ini sedang dievaluasi untuk diberikan penghargaan Baznas Award. Supaya apa yang dihasilkan Baznas Karanganyar dapat meningkat,” tuturnya.

Adapun tahun 2018, perolehan zakat Kabupaten Karanganyar mencapai Rp 15,5 miliar.

“Pada tahun ini targetnya Rp 18 miliar,” kata Juliyatmono. Wardoyo

 

 

Loading...