JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pelari Maraton Asal Kenya Ini Diskors 9 Bulan Karena Tenggak Zat Racun Tikus

Tempo.co
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM   – Kompetisi di bidang olah raga menjunjung sportivitas. Pelari maraton asal Kenya, Felix Kirwa diskorsing sembilan bulan lantaran positif   menenggak strychnine.

Strychnine adalah suatu zat yang kadang-kadang digunakan sebagai racun tikus.

Unit Integritas Atletik (AIU) mengatakan bahwa Kirwa akan dilarang bertanding hingga 14 November dan didiskualifikasi dari peringkat kedua lomba maraton di Singapura, Desember lalu.

Kirwa, yang menjuarai maraton Singapura pada 2016, mengatakan bahwa dirinya telah mengkonsumsi obat-obatan herbal, termasuk zat terlarang itu.

Baca Juga :  Eko Sulistyo, Mantan Timses Jokowi Ditunjuk Jadi Komisaris PLN

AIU pun menyebut adanya strychnine dalam sampel urinnya konsisten dengan penjelasan tersebut.

Strychnine masuk dalam daftar terlarang Badan Anti-Doping Dunia karena merupakan stimulan. Pada akhir abad 19 dan awal 20, zat tersebut digunakan dalam dosis kecil sebagai pendorong kinerja atlet dan stimulan energi.

Kenya, yang terkenal sebagai gudangnya pelari jarak menengah dan jauh, reputasinya mengalami kerusakan serius karena sejumlah pelanggaran doping dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Birokrasi Paling Rumit se-Dunia, Jokowi Serukan Reformasi Birokrasi Struktural

Dalam lima tahun terakhir, sekitar 50 atlet Kenya dikenai sanksi, termasuk mantan pemenang Boston dan Chicago Marathon Rita Jeptoo dan juara maraton Olimpiade 2016 Jemima Sumgong.

Juara dunia tiga kali lomba lari 1.500 meter dan peraih medali emas Olimpiade 2008 Asbel Kiprop juga dilarang ikut kompetisi selama empat tahun pada April karena gagal tes doping pada November 2017.

www.tempo.co