loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh Soenarko dan Kivlan Zen masih menggantung.

Hingga Selasa (4/6/2019) kemarin, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengaku belum mendapat informasi lanjutan mengenai hal itu.

“Belum dapat info lebih. Nanti kalau sudah ada info dari penyidik ya,” ujar Dedi di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019).

Kuasa hukum Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu, mengatakan sudah mengajukan penangguhan penahanan kliennya kepada kepolisian.

Namun, hingga kini, Firman mengaku belum mendapat jawaban dari permohonan pengajuannya tersebut.

Baca Juga :  Jokowi Tetapkan Darurat Sipil dan Pembatasan Sosial Skala Besar

“Belum ada jawaban dari Mabes Polri,” ucap dia saat dihubungi, Selasa (4/6/2019).

Soenarko saat ini ditahan di Rumah Tahanan Militer POM Dam Jaya Guntur, Jakarta Selatan. Dia ditangkap dan ditahan atas tuduhan kepemilikan senjata ilegal yang menurut versi polisi senapan jenis M4 Carbine.

Senada dengan Firman, pengacara Kivlan Zen, Djuju Purwantoro mengatakan pihaknya juga masih menunggu kepastian dari kepolisian perihal persetujuan atas penangguhan penahanan kliennya tersebut.

Baca Juga :  Cegah Corona Meluas, Pemerintah Batasi Masuk dan Keluar Indonesia via Pos Lintas Batas

Kivlan, melalui kuasa hukumnya, telah mengajukan surat permohonan penangguhan kepada Polda Metro Jaya pada Senin, 3 Juni 2019.

www.tempo.co