JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Pulang Jualan, Istri Histeris Disambut Jenasah Suami Yang Tewas Gantung Diri

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Anggota Polsek Bojongsari, Polres Purbalingga mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) seorang laki-laki tewas gantung diri di Dukuh Watu Cungur, Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Rabu (12/6/2019).

“Anggota mengamankan TKP dengan memasang garis polisi. Selanjutnya bersama dengan Inavis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Selain itu polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi,” kata Kapolsek Bojongsari, AKP Imam Hidayat dilansir Tribratanews.

Kapolsek menjelaskan bahwa korban tewas akibat gantung diri itu diketahui bernama Miardi (60) warga Desa Bumisari RT 2 RW 1, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga. Korban pertama kali ditemukan oleh Leboh (55) yang merupakan istri korban.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Pasar Sidorejo Kendal Ditutup Sementara

Menurut keterangan Leboh, bahwa sekitar pukul 07.30 WIB, ia meninggalkan rumah untuk berjualan. Sebelum pergi, ia sempat berpamitan dengan suaminya. Namun saat pulang berjualan, dirinya mendapati rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Istri korban kemudian menyuruh cucunya yang berusia 6 tahun untuk masuk lewat jendela dan membuka pintu depan. Setelah berhasil masuk, istrinya mendapati sang suami sudah dalam keadaan tergantung di dalam kamar tidur menggunakan kain sarung.

“Istri korban kemudian berteriak meminta tolong hingga warga lain berdatangan. Selanjutnya warga melaporkan kejadian ke Polsek Bojongsari,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Pengaruhi Indeks Kerawanan Pemilu di Kabupaten Semarang

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan dr. Siti Farhatun dari Puskesmas Bojongsari diperoleh keterangan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Di tubuh korban ditemukan ciri khas bunuh diri seperti kemaluan korban mengeluarkan air mani dan lidah menjulur.

Kapolsek menambahkan, tidak diketahui secara pasti penyebab korban bunuh diri. Karena berdasarkan keterangan keluarganya, korban tidak pernah mengeluh mempunyai masalah ataupun sedang menderita penyakit kronis. Setelah selesai dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Wardoyo