loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM   –  Jalur tol Semarang – Solo  mengalami kemacetan sepanjang hampir lima kilometer, Sabtu (1/6/3019).

Dalam pantauan  dari arah Megelang menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah, sekitar pukul 22.18, kemacetan memanjang hampir mencapai lima kilometer, mulai dari KM 425 hingga KM 430, di dekat rest area KM 429.

Banyak kendaraan antri hingga ke bahu jalan untuk masuk ke rest area.

Menjelang rest area, petugas kepolisian mengarahkan sebagian pemudik ke jalur berlawanan arah atau contraflow.

Selanjutnya, perjalanan ramai lancar. Pengemudi bisa memacu kendaraan dengan leluasa ke arah Solo atau Magelang.

Di tol itu selama musim mudik Lebaran juga memang diberlakukan contraflow. Seperti tertulis di layar pengumuman yang mementang di atas jalan tol itu, kebijakan melawan arah itu diberlakukan sejak KM 424 hingga KM 443.

Baca Juga :  Dampak Karantina Wilayah, 6.000 Ton Telur Tertahan di Jateng dan Jatim

Kasatlantas Polres Semarang AKP Sandhi Widyanoe mengatakan sistem contraflow dilakukan secara tentatif untuk mengatasi kemacetan akibat lonjakan jumlah kendaraan pemudik.

“Kami akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas dan jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol, baik di gerbang tol Banyumanik, gerbang tol Ungaran, maupun gerbang tol Bawen,” kata Sandhi kepada Antara.

Kemacetan di jalur itu bukan kali ini saja terjadi. Dua hari lalu, Jumat, 31 Mei 2019, kemacetan di jalur tol sepanjang 72,64 kilometer itu juga menghadang pemudik, bahkan lebih parah, memanjang hingga 9 kilometer. Ekor kemacetan menjelang pintu tol Bayumanik.

Baca Juga :  Dikabarkan Hilang dari RS, Pasien Corona Ini Ternyata Pulang dan Sudah Sembuh

Sementara arah sebaliknya, dari arah Solo atau Magelang ke arah Semarang, Surabaya dan Jakarta, kondisi jalan terbilang sepi.

Tempo yang melakukan peliputan mudik menggunakan Kijang Innova Reborn bisa memacu kendaraan hingga di atas 100 kilometer per jam. Sehingga perjalanan dari Magelang ke Batang bisa ditempuh sekitar 2,5 jam.

www.tempo.co