loading...
Loading...
Penandatanganan MOU antara PT Carfix dengan UMS berlangsung di Auditorium Moh Djazman. Foto : Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– PT Carfix Global Jaya Indonesia menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam penyediaan sumber daya dalam bidang layanan servis kendaraan. Penandatanganan kerjasama atau memorandum of understanding (MOU) antara dua lembaga itu dilangsungkan akhir Juni lalu di Auditorium Moh Djazman Kampus UMS.

Dengan adanya penandatanganan MOU tersebut, menjadi peluang bagi lulusan Fakultas Teknik Industri UMS untuk mengisi lowongan kerja yang ada di PT Carfix Global Jaya Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya MoU ini akan menjadi peluang bagi lulusan teknik mesin, teknik industri dan vokasi di UMS khususnya yang konsentrasi pada alat berat. Mereka bisa mengisi lowongan di PT Carfix yang memiliki cabang di berbagai kota di Indonesia,” ungkap Wakil Rektor II UMS Ir Sarjito, MT, PhD, Senin (8/7/2019).

Baca Juga :  Tak Sekedar Kuliah Umum, Menhan Ryamizard Ryacudu Tekankan NKRI Harga Mati Pada Mahasiswa UNS

Sarjito menambahkan, jalinan kerja sama itu dirintis oleh Direktur Vokasi UMS, Dr. Suranto. Sedangkan acara penandatanganan MoU dilakukan oleh Manager Training Division PT Carfix Global, Armadi ST, MM dengan Rektor UMS yang diwakili Wakil Rektor II, Ir Sarjito, MT, PhD di Auditorium Muh Djasman. Pada penandatanganan MOU itu juga digelar seminar yang diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa bersama jajaran dosen. Turut hadir pula jajaran struktural Fakultas Teknik UMS dan Kaprodi Teknik Mesin Ir Subroto MT, Kaprodi Teknik Industri Eko Setiawan PhD, Kepala KUI-UMS Dr Supriyono.

Baca Juga :  Rektor Unisri: Qurban Tingkatkan Iman dan Taqwa

Seminar yang diprakarsai Keluarga Mahasiswa Teknik Industri (KMTI) Fakultas Teknik UMS ini menghadirkan pembicara dari PT Carfix Glbal Jaya Indonesia, yakni Manager Training Division Armadi ST MM dan Tarsaimin ST. PT Carfix merupakan perusahahaan yang lahir dari sejarah hadirnya kendaraan Toyota Internasional. Perusahaan ini membuka cabang layanan servis kendaraan di 500 cabang di seluruh Indonesia.

Perusahaan yang memiliki slogan make your car fit ini juga sedang membuka perekrutan tenaga kerja di bidang teknik sebanyak 5.000 orang. Karena itulah penandatanganan MOU dengan UMS itu, akan membuka peluang bagi lulusan UMS untuk bisa mengisi lowongan tenaga kerja tersebut. Menurut Armadi, bisnis layanan servis kendaraan tersebut sangat prospektif di tanah air mengingat populasi kendaraan di Indonesia mencapai 170-an juta dari total penduduk Indonesia sebesar 267 juta jiwa.

Baca Juga :  LPPM UMS Uji Coba Inovasi Produksi BBM dari Sampah Plastik

“Sebuah kesempatan yang bagus untuk lulusan teknik UMS dengan adanya perjanjian kerjasama ini. UMS memang menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. UMS punya slogan memiliki 1.000 kawan itu kurang dan memiliki satu musuh itu terlalu banyak. UMS ingin memperbanyak kawan, banyak kawan banyak rejeki. Salah satunya jalinan kerja sama ini,” tambah Sardjito. Triawati PP

Iklan
Loading...