loading...
Loading...
Komandan Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Andrian P. Damanik S.T saat mengalungkan lis kuning kepada wiradatu Setukpa A-22. Dok Lanud Adi Soemarmo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM– Setelah menjalani pendidikan tahap 1 selama kurang lebih 2,5 bulan, Wiradatu Setukpa A-22 diberikan kepercayaan untuk menyandang atau memakai lis kuning yg merupakan lambang seorang Perwira dalam struktur kepangkatan anggota TNI Angkatan Udara.

Untuk memberikan kebanggaan kepada Wiradatu Setukpa, maka diberikan tradisi penyematan lis kuning. Tradisi yg dilaksanakan secara turun-temurun sejak pendidikan Setukpa Angkatan Udara dimulai beberapa dekade yg lalu.

Baca Juga :  45 Anggota DPRD Solo Resmi Dilantik, 38 Muka Lama, 17 Wajah Baru. PDIP Kuasai 67 % Kursi

Tradisi ini dimulai dengan pendadakan terhadap para Wiradatu ketika mereka sedang tertidur pulas ditengah malam. Dilanjutkan dengan M3 sampai dengan matahari mulai terbit di ufuk timur. Setelah itu, dilanjutkan dengan tradisi pembayatan berupa pelaksanaan latihan seluruh teknik tempur dasar yg pernah dipelajari semasa pendidikan dasar kemiliteran.

Baca Juga :  Tol Solo Yogyakarta dan Tol Bawen Yogyakarta Terhubung dengan Candi Borobudur

Akhir dari tradisi ini adalah penyematan lis kuning secara resmi oleh Komandan Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Andrian P. Damanik S.T, Kamis (11/7/2019), di Waduk Cengklik Boyolali.

Dalam santiajinya, Danlanud SMO menyampaikan bahwa tanggung jawab seorang Perwira bukan kepada perorangan atau kelompok tetapi langsung kepada Negara.

Baca Juga :  Rektor Unisri: Qurban Tingkatkan Iman dan Taqwa

“Perwira Sejati selalu mempunyai motto ” Country before yourself” atau selalu mendahulukan kepentingan negara diatas kepentingan yang lain. Harapannya para Wiradatu tetap semangat dan serius dalam menempuh sisa pendidikan Setukpa A-22, sehingga nantinya mereka mampu menjadi Perwira yang dapat diandalkan serta siap melaksanakan setiap tugas yg diemban,” tandasnya. Triawati PP 

Iklan
Loading...