loading...
Loading...
Ilustrasi begal bacok. Foto/Tribunnews

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Jajaran Polres Rembang menghimbau para kaum hawa untuk berhati-hati saat bepergian. Pasalnya, hasil analisa kepolisian mereka yang paling mudah menjadi sasaran para pelaku tindak kejahatan seperti jambret.

Menurut Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito, Rabu (28/8/2019) berdasarkan pemetaan waktu rawan tindak kejahatan, kasus jambret di Kabupaten Rembang kebanyakan terjadi pada rentang pukul 17.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB. Atau jam lima sore sampai dengan jam 7 malam.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat, untuk berhati-hati pada jam-jam tersebut. Utamanya kaum wanita yang menjadi sasaran para pelaku kriminal penjambretan.

Jika merasa ada yang membuntuti, sebaiknya menghentikan kendaraan. Lalu sebisa mungkin mendekat dengan rumah warga atau tempat keramaian yang banyak masyarakat berkumpul.

“Hasil maping kami, jam-jam itu rawan jambret. Nah, kita ingatkan kalau ibu-ibu bepergian jangan sendirian, tapi ngajak temen. Kalau pun terpaksa sendiri, hati-hati, jangan gunakan perhiasan berlebih dan main HP, yang bisa memancing pelaku, “ paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Video 8 Siswi SMAN 2 Demak Diduga Pesta Miras Viral di Medsos, Ini Pernyataan Kepala Sekolah

Belum lama ini, seorang tersangka pelaku jambret yang meresahkan kaum wanita di Kabupaten Rembang, berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Rembang.

Tersangka pelaku berinisial ST (39), warga Desa Suntri, Kecamatan Gunem. Ia ditangkap setelah menjambret HP milik seorang remaja putri berusia 14 tahun di Jl. HOS Cokroaminoto, Rembang pada Sabtu malam, tanggal 27 Juli lalu, saat perayaan Hari Jadi Rembang.

Setelah hampir dua Minggu dilakukan penyelidikan, aparat mengendus keterlibatan pelaku. Polisi berhasil menangkap dan mengamankan barang bukti HP Vivo hasil kejahatan dan sepeda motor Honda Beat sebagai sarananya.

“Korbannya yang bocah perempuan itu membawa HP di tangan kanan sambil naik sepeda motor, dari arah barat ke timur. Tiba-tiba dari arah belakang tersangka pelaku memepet kendaraan korban. Tak berselang lama, tersangka merampas HP Vivo milik korban,” kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito.

Baca Juga :  Dipergoki Tetangga, Kakek di Guyangan Tega Cabuli Siswi SD Langsung Dibekuk Polisi. Tersangka Akui Beri Korban Uang Rp 28.000

Setelah tertangkap, polisi berhasil mengorek keterangan dari pelaku. Dari pengakuan, tersangka pernah melakukan aksi di tiga TKP yang berbeda.

Di TKP Tasikagung mendapatkan HP Samsung J4, TKP sekitar Perumahan Tireman menggondol HP Xiaomi dan Taman Kota Mondoteko menggasak HP Huawei. JSnews

 

Loading...