loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua orang penyuap Romahurmuziy, yakni Haris Hasanuddin dan Muafaq Wirahadi sijebloskan ke penjara oleh Komisi Lemberantasan korupsi (KPK), Selasa (20/8/2019).

Eksekusi terhadap dua terpidana itu dilakukan setelah putusan kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama itu inkracht.

“Para terpidana tersebut dieksekusi berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (21/8/2019).

Febri menuturkan Haris dieksekusi ke penjara Kelas I, Tangerang. Sementara, Muafaq dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Porong, Sidoarjo.

“Mereka akan menjalani masa hukuman sesuai dengan putusan pengadilan,” kata Febri.

Baca Juga :  Saut Situmorang: Radikalisme Bisa Muncul Karena Korupsi

Sebelumya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis Haris 2 tahun penjara dan Muafaq 1 tahun 6 bulan penjara.

Majelis hakim menyatakan Haris terbukti menyuap Rommy Rp255 juta supaya bisa menduduki jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.

Dalam putusannya, hakim meyakini Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga menerima Rp70 juta untuk tujuan yang sama.

Sementara, Muafaq disebut terbukti memberikan Rp91,4 juta. Muafaq memberikan uang itu supaya bisa terpilih menjadi Kepala Kanwil Kemenag Gresik.

Baca Juga :  Sudah Berencana Traveling di Tahun Depan? Cek Dulu Kalender 2020

Atas putusan itu, keduanya tak mengajukan banding. Adapun Rommy akan menghadapi sidang pembacaan dakwaan pada 4 September 2019.

www.tempo.co

Loading...