loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, Joglosemsrnews.com –
Dalam kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin, jumlah menteri dari kalangan profesional meningkat. Sebaliknya, menteri yang berlatar belakang partai berkurang.

Presiden terpilih, Joko widodo (Jokowi) sendiri menyatakan telah selesai
menyusun anggota kabinet, untuk periode kedua.

Pada periode pertama, (2014-2019) terdapat 18 orang dari kalangan profesional dan 16 orang dari Parpol.

Sementara itu pada periode kedua
(2019-2024), jumlah menteri dari kalangan profesional naik menjadi 19 orang. Dan jumlah menteri dari parpol berkurang menjadi 15 orang.

Sebagimama diketahui, Jokowi mengatakan bahwa komposisi kabinetnya, yakni 45 persen dari partai dan 55 persen berasal dari kalangan profesional.

Baca Juga :  Gunungkidul Diguncang Gempa 5,0, Tak Berpotensi Tsunami

Jika dipersentasekan dengan anggota kabinet yang berjumlah 34 orang, maka menteri dari partai jumlahnya sekitar 15 orang, sisanya dari profesional.

Komposisi menteri dalam kabinet ini berbeda dengan masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pada periode pertama pemerintahannya (2004-2009), menteri dari kalangan profesional sebanyak 21 orang dan dari partai 16 orang (Golkar 2, PKB 2, PBB 2, PKS 3, PAN 2, PPP 2, Demokrat 2, PKPI 1)

Baca Juga :  Bus Rombongan Guru TK Tulungagung Alami Kecelakaan, Terperosok ke Kali Judel Blitar, 5 orang Tewas

Sementara pada periode kedua, komposisinya dibalik. Menteri dari profesional sebanyak 16 orang, dan dsri partai 21 orang (2 PAN, 4 Golkar, 6 Demokrat, 4 PKS, 2 PKB, 3 PPP).

www.tempo.co

Loading...