JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Kecelakaan Tragis, Gara-gara Terlalu Dekat Pemotor Gasak Pejalan Kaki di Depan Perum Peruri Pekalongan

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan raya Capgawen (depan Perum Puri) Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang terjadi dua hari lalu.

Akibat kejadian itu, menyebabkan seorang penyebrang yakni M.Solehudin (41) mengalami luka di bagian kakinya hingga harus mendapat perawatan medis di RSI Pekajangan.

Peristiwa berawal saat sebuah sepeda motor Yamaha Xeon G 6236 KT yang dikendarai oleh M. Rizal (19) warga Desa Kebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 50km/jam.

Sesampainya dilokasi kejadian ada pejalan kaki yang menyeberang jalan dari arah barat ke timur.

Diduga karena jarak yang terlalu dekat, baik pengendara sepeda motor dan pejalan kaki tidak bisa menghindar, sehingga tabrakan pun tidak bisa dihindari.

Baca Juga :  Asyik Nongkrong di Café Dua Pengedar Pil Koplo di Grobogan Diciduk Polisi

Keduanya lantas terkapar di jalanan hingga sejumlah orang melakukan evakuasi. Akibat kejadian tersebut, pejalan kaki mengalami cidera pada bagian kakinya.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom membenarkan bahwa beberapa hari lalu, Sabtu (10/8/2019) telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan penyebrang jalan.

Namun baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada hari Senin (13/8/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat ini pihak kepolisian dari Unit Laka Sat Lantas Polres Pekalongan tengah memeriksa pengendara motor yang diduga tidak melakukan kesengajaan menabrak korban saat menyebrang jalan. Selain itu pihaknya juga sudah mengamankan barangbukti dan memintai keterangan dari saksi yang mengetahui kejadian laka lantas tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  Dua Pelajar di Blora Terlibat Ilegal Logging, Kayu Jati Ditutupi Kayu Bakar

Lebih lanjut Kasubbag Humas menghimbau kepada para pengendara kendaraan bermotor, agar mengurangi kecepatan saat hendak melintas di persimpangan jalan.

Dengan mengurangi kecepatan, para pengendara akan berada dalam keadaan waspada, dan dengan kewaspadaan, pengendara akan terhindar dari kecelakaan.

Sedangkan bagi masyarakat yang akan menyebrang jalan, diusahakan menyebrang di tempat penyebrangan zebra cross. Dan apabila tidak ada zebra cross, diusahakan mencari tempat aman menyeberang yang bisa melihat lalu lintas dari segala arah sekaligus pengguna kendaraan bisa melihat posisi penyeberang. JSnews