JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Solopeduli Berdayakan Kaum Dhuafa Lewat Program Ekonomi

Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

270819solopeduli
Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Solopeduli memberdayakan kaum dhuafa melalui beberapa program ekonomi. Hal itu merupakan upaya mewujudkan misi Solopeduli untuk kemaslahatan umat.

Direktur Umim Solopeduli, Sidik Anshori menuturkan, program pemberdayaan untuk masyarakat menengah ke bawah (dhuafa) salah satunya dilakukan di Desa Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Di Desa ini, Kelompok Ibu-Ibu dilatih untuk membuat stik jambu, manisan jambu dan keripik dari daun jambu. Beberapa produk sudah jadi, tinggal menambah produksi, membuat izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan memasarkannya.

“Menjadikan kaum dhuafa bebas dari kemiskinan dan mandiri secara ekonomi merupakan misi Solopeduli untuk kemaslahatan umat. Untuk merealisasikan hal tersebut, Solopeduli memberdayakan masyarakat melalui beberapa program ekonomi,” urainya dalam rilis, Selasa (27/8/2019).

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Solo Capai 2.123, Wali Kota Rudy: Penyebarannya sudah di Taraf Klaster Keluarga, Jogo Tonggo harus Maksimal Fungsinya

Sementara itu untuk pemberdayaan yang lainnya, yakni memberian modal usaha bagi pedagang kecil, yakni membukanan warung dan memberikan modal usaha. Program ini diberikan kepada Mbak Nunuk yang tinggal di Kampung Joyoraharjan Rt 3 Rw 10 Jebres, Solo. Modal ini diberikan karena mba Nunuk sudah ditinggal suami 10 tahun yang lalu dan saat ini harus menanggung 3 anaknya. Mba Nunuk juga penderita komplikasi jantung, diabetes, dankolesterol,. Dengan kondisinya itu, mba Nunuk tetap ingin bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluargannya dan untuk pengobatan penyakitnya.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 di Solo Belum Terbendung, Ada Tambahan 100 Kasus Baru, Penyebarannya Merata, Total 1.919

Pemberdayaan yang lain juga diberikan kepada Ibu Warni (42), yakni berupa pemberian mesin jahit. Ia adalah seorang difable yang tidak pantang berjuang mencukupi kebutuhan kedua anaknya.Ibu warni merupakan warga Semanggi Rt 02 Rw 18 Solo.

“Alhamdulillah berkat bantuan dari Solopeduli, sekarang saya sudah bisa menjahit blangkon batik dan dibantu link pemasarannya oleh tim dari Solopeduli. Saya juga menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya karena sudah dibantu tambahan modal untuk usaha jamu saya, Alhamdulillah produksi jamu saya bisa lebih banyak dari biasanya,” tuturnya. Triawati PP