loading...
Loading...
upn veteran yogyakarta
Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Istimewa

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Kegiatan pendampingan dilakukan melalui program penguatan literasi komunikasi pemasaran yang digelar Minggu (25/08/2019).

Melalui keterangan tertulis kepada JOGLOSEMARNEWS.COM, Ketua Tim PbM UPNVY, Yenni Sri Utami mengatakan dipilihnya Desa Wisata Kaki Langit lantaran sebagai desa wisata masih lemah dalam literasi komunikasi pemasaran. Sehingga, beberapa objek yang sebenarnya cukup potensial belum terekspos secara maksimal. “Masyarakat di Desa Wisata Kaki Langit dalam pemasaran pariwisata juga masih tergolong sederhana dan perlu ditingkatkan baik secara lebih luas dan inovatif,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Hubungan Masyarakat ini.

Bersama anggota tim Nur Heri Cahyana, dibantu tiga mahasiswa Jadid Purwaka Aji, Ika Fatmawati dan Ricky Budi Setiawan, Tim PbM UPNVY telah melakukan penguatan literasi melalui beberapa tahapan. Tahap pertama berupa pelatihan manajerial kelompok perajin, peningkatan branding produk serta pembuatan promosi online. “Keseluruhan tahapan penguatan literasi komunikasi ini dituangkan ke dalam bentuk pendampingan,” tambah Yenni.

Baca Juga :  UNS Gelar Sosialisasi SNMPTN, UTBK dan SBMPTN Kepada SMA/MA/SMK se-Soloraya

Dalam program pendampingan ini, Tim PbM UPNVY bersama warga Desa Wisata Kaki Langit telah berhasil memasarkan sebuah sentra kerajinan unggulan seperti atap limasan, gantungan kunci, tempat lilin. “Produk telah dapat dipasarkan secara lebih luas melalui media internet dengan ditopang media promosi pemasaran yang sesuai melalui teknologi infomasi berupa web maupun media sosial yang lain, serta aplikasi android,” imbuhnya. Tak hanya itu, program pendampingan juga menyasar produk kuliner berbahan baku lokal, seperti Thiwul, Gathot, Ubi dan aneka kuliner jajanan lainnya.

Sementara itu, Ketua II Desa Wisata Kaki Langit Sumidjan mengungkapkan PbM UPNVY telah menyadarkan pengurus dan anggota pada pentingnya literasi komunikasi pemasaran produk. Menurut dia, melalui pendampingan yang dilakukan saat ini desanya telah memiliki konten informasi berupa daya tarik objek wisata, fasilitas, identitas warung makan, rumah sewa dan berbagai kegiatan yang berada di Desa Wisata Kaki Langit.

Baca Juga :  UMS Jadi Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia Tahun 2019 Versi 4icu

Sedang untuk media komunikasi pemasaran, Sumidjan memaparkan Desa Wisata Kaki Langit kini memiliki beberapa media komunikasi, seperti website, facebook, aplikasi android, dan akun di beberapa toko online. “Selanjutnya diharapkan melalui pendampingan pembuatan masterplan dapat dipetakan kawasan sesuai potensi wisata yang ada, perencanaan pembangunan desa wisata, serta rencana promosi berkelanjutan desa wisata,” ujarnya. Marwantoro S

Loading...