loading...
Loading...
Para peserta peraih super tiket Audisi Beasiswa Djarum di Karanganyar. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- PBSI Karanganyar menyayangkan penghentian program pencarian bakat atlet bulutangkis usia dini lewat Audisi PB Djarum. Tudingan yang dilayangkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menyebut audisi atlit bulu tangkis merupakan salah satu eksploitasi terhadap anak, dinilai sangat tidak beralasan.

Hal itu disampaikan Ketua PBSI Karanganyar, Juliyatmono kepada wartawan, Senin (9/9/2019). Menurutnya, selama ini dari gelaran audisi pencarian bakat bulu tangkis yang digelar oleh klub PB Djarum sejatinya sudah banyak melahirkan atlit berbakat. Bahkan salah satu pemain bulutangkis asal Karanganyar yang membela Timnas, Ribka Sugiarto juga lahir dari hasil audisi yang digelar PB Djarum.

Baca Juga :  Jelang Jatuh Tempo, Realisasi Pendapatan PBB Karanganyar Baru 48 %. Ternyata Para Petugasnya Tak Dapat Honor 

“Bahkan dari beberapa audisi tersebut beberapa atlit kita ada yang ‘nyantol’ (masuk) menjadi atlet dibawah pembinaan dari PB Djarum salah satunya ya Ribka itu,” terang Juliyatmono Senin (9/9/2019) sore.

Menurut Juliyatmono tidak banyak pihak lain yang melakukan pembinaan seperti apa yang telah dilakukan PB Djarum. Dimana untuk mencetak atlet potensial harus di lakukan pembinaan sejak usia dini.

Baca Juga :  14 Hari Operasi, Polres Karanganyar Tilang 4.222 Pengendara. Kasatlantas Sebut Naik 100 % Dari Tahun Lalu 

“Jika disebut mengeksploitasi saya kira tidak tepat juga. Hanya atribut atau identitas kaos itupun nama Djarum bisa diganti dengan yang lain,” papar Juliyatmono.

Disampaikan Juliyatmono, pihaknya kemarin sudah bertemu dengan perwakilan dari PB Djarum yang akan menggelar audisi umum bulu tangkis di Karanganyar pada bulan Oktober mendatang.

Baca Juga :  9 Penumpang Tewas, Ada Sopir Asal Karanganyar di Daftar Korban Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah di Lampung 

“Selama ini, saat digelar di Karanganyar peserta audisi selalu melampaui target. Dan nanti tetap akan ada audisi di sini,” tegas Juliyatmono. Wardoyo

 

Loading...