loading...
Loading...
Polisi saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Warga Dukuh Sidoharjo, Desa Musuk, Sambirejo digegerkan dengan penemuan warga yang tewas mendadak, Senin (9/9/2019) tadi malam. Korban ditemukan meregang nyawa tergeletak di dekat sepeda motornya yang masih menyala.

Korban diketahui bernama Yatno (45) warga Dukuh Kembang RT 3, Desa Musuk, Sambirejo, Sragen. Data yang dihimpun di lapangan, insiden temuan mayat itu terjadi pukul 18.45 WIB.

Korban ditemukan tergeletak di pertigaan jalan Dukuh Sidoharjo RT 07, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

Baca Juga :  Dua Pekan Operasi Patuh, 6.475 Pengendara di Sragen Terjaring Pelanggaran. Sebanyak 5.269 Pengendara Dijatuhi Tilang, 13 Kendaraan Diamankan 

Korban ditemukan meninggal di dekat sepeda motor Yamaha Mio AD 6315 BGE. Data yang dihimpun di lapangan, korban diketahui kali pertama oleh tetangganya, Sutris yang hendak pergi untuk kumpulan RT.

Sesampai di jalan Sidoharjo, ia kaget melihat ada motor tergeletak dengan mesin masih menyala hidup. Lalu ia menghampiri dan kaget saat mendapati ada seseorang tergeletak posisi jatuh dari sepeda motor.

Baca Juga :  Bupati Sragen Larang Rapat Dinas Suguhkan Air Mineral Kemasan. PNS Diminta Bawa Botol Minum dari Rumah 

Kemudian ia berlari memanggil ketua RT dan setelah itu warga berdatangan menuju TKP. Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sambirejo dam korban dievakuasi pukul 19.15 WIB.

“Usai menerima laporan, Polsek Sambirejo bersama tim Puskesmas dan tim Regident Polres Sragen langsung mendatangi TKP. Setelah tim Puskesmas dan Tim identifikasi tiba di TKP, kemudian dilakukan olah TKP dan pemeriksaan badan korban. Posisi korban terjatuh di samping sepeda motor serta pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga :  Pamit Cari Kayu Bakar, Perempuan Malang Sudah Ditemukan Jadi Mayat 

Karena keluarga korban tidak menginginkan untuk dilaksanakan otopsi, jenasah korban kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo

 

Loading...