loading...
Loading...

Seorang ibu hampir pingsan saat putranya yang sudah dikremasi muncul lagi beberapa bulan kemudian / tempo.co

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Heboh. Setelah berbulan-bulan jenazahnya dikremasi, seorang ibu di Rusia ini terkejut bukan kepalang mendapati anaknya mengetuk pintu dan berdiri di delan pintu.

Ibu tersebut bernama Antonina Mikhailovna (62) dan putranya bernama Konstantin, yang dilaporkan hilang pada tahun 2019

Satu jenazah yang ditemukanbolwh Polisi, lalu diidentifikasi sebagai Konstantin. Acara pemakaman dan kremasi dilakukan oleh keluarga Konstantin.

Abu jenazahnya dikuburkan oleh istri dan putrinya di pemakaman setempat.

Baca Juga :  Gara-gara Sehelai Rambut, Wanita Ini Digunduli Paksa Suaminya

Namun berbulan-bulan setelah pemakaman itu, Mikhailovna mendengar pintu rumah diketuk dan dia terkejut bukan main menemukan Konstantin,
(43) berdiri di luar.

Kepada ibunya, Konstantin mengaku ‘menghilang’ beberapa saat untuk merenungi arti hidup.

Konstantin dilaporkan oleh ibunya hilang pada 18 Maret 2019 setelah hilang kontak selama enam hari. Mikhailovna yang tinggal di Kronstadt, Rusia, akhirnya menerima telepon dari kepolisian setelah beberapa bulan membuat laporan putranya hilang.

Dalam telepon itu, polisi mengatakan telah menemukan satu jenazah yang diyakini jasad Konstantin.

Baca Juga :  Gara-gara Sehelai Rambut, Wanita Ini Digunduli Paksa Suaminya

Tanpa membuang membuang waktu, Mikhailovna segera menuju ke sebuah kamar mayat yang disebut polisi, dimana dia pun mengidentifikasi mayat itu sebagai putranya.

Dengan ‘kemunculan’ Konstantin di depan pintu dan fakta dia belum meninggal, kepolisian pun sekarang mengaku bingung.

Sebab Konstantin sudah resmi dinyatakan meninggal dan polisi tidak tahu siapa sebenarnya jasad yang sudah dikremasi itu.

“Rumah jenazah di distrik St Petersburg berkeras Antonina Mikhailovna telah mengidentifikasi jenazah yang ada itu sebagai putranya, Konstantin,” kata juru bicara Kepolisian.

Baca Juga :  Gara-gara Sehelai Rambut, Wanita Ini Digunduli Paksa Suaminya

Atas kejadian ini, Mikhailovna pun meminta maaf karena salah mengidentifikasi jasad putrnya dan ketika memutuskan saat itu, dia dalam kondisi marah.

“Wajahnya sungguh familiar, jadi saya konfirmasikan ke polisi itu putra saya,” kata Mikhailovna.

Konstantin lulusan dari sekolah militer dan bekerja di Kepulauan Kotlin, Rusia, yakni sebuah pangkalan Angkatan Laut yang sangat besar.

Kepada polisi dia mengatakan memutuskan hilang sejenak tanpa memberi kabar karena saat itu sedang mengalami masa sulit dalam hidupnya.

www.tempo.co

Loading...