JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Teror Model Baru di Purworejo, Pria Misterius Ciumi Wanita sedang Tidur Dini Hari

Suasana malam hari di Desa Kroyo, Kabupaten Purworejo, Rabu (18/9/2019) / tribunnews
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

PURWOREJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Teror baru mulai membuat warga Desa Kroyo, Kecamatan Gebang, Purworejo, Jawa Tengah, resah. Teror tersebut adalah munculnya pria misterius yang berbuat cabul kepada wanita.

Pria misterius tersebut meraba dan mencium perempuan yang sedang tertidur lelap pada waktu dini hari.

Kepala Desa Kroyo, Suprayitno, Kamis (19/9/2019) mengatakan, aksi teror pria cabul itu terjadi sejak 2018 lalu. Pelaku memasuki rumah warga pada dini hari.

“Sejak tahun 2018 kejadian ini sudah terjadi dan dalam kurun waktu 4 bulan terakhir terdapat 2 kejadian,” kata Suprayitno.

Pelaku, kata Suprayitno, mencari sasaran korbannya secara acak. Para korban rata-rata perempuan dengan usia lulus SMA dan ibu-ibu.

Suprayitno juga mengatakan, ia menerima laporan beberapa korban diciumi pria misterius tersebut.

“Ada satu warga yang merasa diciumi, namun posisinya dia sedang tidur dengan adiknya. Entah itu dicium pelaku atau hanya adiknya, tapi dia menyadari Kalau ada orang di dalam dan diteriaki terus kabur,” jelasnya.

Baca Juga :  Indef Usul ke Jokowi, Bubarkan Saja Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi

Suprayitno menjelaskan modus pelaku melakukan tindakan asusila terhadap perempuan di desanya. Pelaku diduga masuk, lalu mematikan lampu kamar. Ada pula kejadian pelaku memanjat tembok.

Sejumlah aksi pelaku pernah digagalkan oleh warga. Pelaku pun meninggalkan jejak kaki di tembok.

“Yang tersisa hanya jejak kaki di tembok dan sudah saya ambil gambarnya,” kata Suprayitno.

Supangkat, ketua BPD Desa Kroyo, mengatakan, peristiwa ini hanya terjadi di dua RW.

“Aksi yang dilancarkan pelaku selama ini memang acak. Namun hanya di dua RW,” ujarnya.

Jalan-jalan terlihat sangat lengang, hanya beberpa kendaraan yang berlalu-lalang di jalan Desa Kroyo. Tribunjogja.com yang mendatangi lokasi ini mendapati masih ada beberapa rumah makan yang berjualan.

Baca Juga :  Tjahjo Kumolo: Pemerintah Kaji Pembubaran Lembaga Negara

Salah satunya tempat makan yang dimiliki sepasang suami isteri Eko Susilo dan Maesaroh yang berjualan bakso di tepi jalan Desa Kroyo.

Menurut kerangannya, isu yang beredar tentang pria yang berkeliaran mencoba memasuki rumah warga benar adanya.

“Di beberapa lokasi memang ada beberapa rumah yang disambangi orang tak dikenal.”

Di utara situ ada tiga rumah, kebetulan memiliki anak gadis semua dan ada juga yang ibu-ibu, tapi kalo sampai menjamah itu masih belum tahu,” ujarnya.

Eko menambahkan kejadian ini kebanyakan berlangsung saat shalat Subuh.

“Kebanyakan kejadian itu saat menjelang shalat Subuh, jadi ketika orangtuanya mau ke masjid, kejadian itu berlangsung,” ujarnya.

Maesaroh juga mengatakan, kejadian itu membuat dirinya resah.

“Ya, sebenarnya takut dengan adanya kejadian seperti ini, soalnya setiap jam 3 pagi sudah di tinggal ke pasar,” tuturnya.

www.tribunnews.com