JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Di Polres Ini, Para Napi Resedivis Diberi Terapi Alam Bawah Sadar. Ini Tujuannya! 

Kapolres Kebumen. Foto/Humas Polda
Kapolres Kebumen. Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sering kita mendengar istilah residivis kambuhan. Istilah ini disematkan untuk mantan narapidana namun kembali melakukan kejahatan Pidana yang tidak kapok dengan dinginnya tembok penjara.

Hal ini yang menjadikan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, membuat terobosan agar para mantan tahanan Polres Kebumen dapat taubat dan kembali ke jalan yang benar.

Sempat tertangkap kamera beberapa waktu lalu saat konferensi pers, AKBP Rudy Cahya Kurniawan melakukan hipnosis investigasi terapi kepada salah satu tersangka kasus penggelapan kendaraan mobil yang ditangani Polres Kebumen.

Baca Juga :  Dalam Dua Hari pada Akhir Pekan, Dua Pengendara di Kudus Tewas di Jalan

Saat ditemui di ruang kerja Kapolres, AKBP Rudy Cahya Kurniawan apa yang dilakukannya beberapa waktu lalu adalah pendekatan dari hati ke hati.

“Metode ini namanya hipnosis investigasi terapi. Jadi melalui alam bawah sadarnya, tersangka akan menyesali perbuatannya. Selanjutnya kita arahkan agar tahanan Polres Kebumen menutup diri jika ada ajakan jahat di kemudian hari,” jelas AKBP Rudy yang telah lama menerapkan metoda itu kepada para tersangka di tempat tugas sebelumnya, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga :  Awas, Libur Panjang, Mulai Hari Ini Semua Kendaraan Keluar dan Masuk Jawa Tengah Akan Diperiksa. Ini Sasarannya!

Lanjut AKBP Rudy, dirinya cukup membuat tersangka nyaman selanjutnya disisipkan pesan Kamtibmas kepada yang bersangkutan.

Metode ini menurutnya sangat efektif untuk menekan angka kejahatan.

“Jadi apa yang di ucapkan saat dihipno terapi adalah keinginan hati nurani yang bersangkutan, bukan paksaan siapapun. Ini merupakan komunikasi efektif.”

“Selanjutnya bisa juga diterapkan kepada tersangka yang mengalami stres, agar lebih tenang menghadapi proses hukum,” tandas AKBP Rudy Cahya Kurniawan. JSnews