JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polisi: Bom Milik Dosen IPB Berbahaya dan Berdaya Ledak Tinggi

Ilustrasi bom molotov.
madu borneo
madu borneo
madu borneo

ilustrasi / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Bom molotov yang dimiliki dosen Istitut Pertanian Bogor (IPB), Abdul Basith, bukan jenis bom molotov biasa. Namjn memiliki daya ledak seperti bom rakitan.

“Kami tegaskan, 29 barang yang disebut bom rakitan ini memiliki daya ledak dan hancur yang berbahaya. Ini mohon dipahami bukan bom molotov seperti biasa, tapi ini bom yang memiliki daya ledak. Memang memiliki bahan peledak. Tidak sesederhana bom molotov,” ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2019).

Baca Juga :  Survei Indikator: Ekonomi Nasional Memburuk Sejak Mei 2020

Ia kemudian menjelaskan dan merinci bahan-bahan yang terdapat dalam bom molotov rakitan milik AB tersebut. Pada bagian sumbu bom molotov, diketahui terdapat serbuk bahan baku korek.

Mantan Kapolres Bekasi Kota itu juga menuturkan menemukan bubuk detergen, lada, kaca hingga paku dalam bom tersebut. Sehingga, daya ledak dari bom ini disebutnya sangat berbahaya.

Baca Juga :  Makan Bersama Napoleon dan Prasetijo, Kejari Jaksel Diperiksa Kejagung

“Ada deterjennya, ada juga lada, di dalam balutan (lakban) ini juga ada kandungan paku. Dampak dari pecahan kaca ini, kan dirakit dalam satu botol bekas suplemen, kacanya akan berbahaya, pakunya juga berbahaya,” tandasnya.

www.tempo.co