JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Puluhan Napi Perempuan di Lapas Bulu Diobok-Obok Tim Dirnarkoba Polda Jateng. Begini Hasilnya! 

Foto/Humas Polda
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah melaksanakan operasi narkoba di Lembaga Permasyarakatan Wanita Kelas II A Bulu, Semarang, Rabu (9/10/2019).

Dipimpin Diresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Wachyono, anggota melakanakan razia secara humanis dimulai pukul 06.00 hingga 09.30 WIB.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Asriati Kerstiani mengatakan bahwa Lapas Perempuan Semarang itu berkapasitas 174 tetapi hari ini penghuninya 309 dari 309 itu 196 tahanan kasus narkoba ini karena beberapa orang sudah pulang.

“Bentuk pengawasan dalam rangka pengendalian itu tentunya penguatan di petugas penjagaan garda depan dan garda belakang dalam keluar masuk barang penggeledahannya harus lebih teliti,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Kisah dan Wejangan Pejuang Wanita yang Disampaikan ke Gubernur Ganjar

“Saat pembesuk datang kita ada x-ray kemudian sesudah barang masuk x-ray barang tetap digeledah sehingga meminimalisir masuknya barang barang terlarang dalam lapas dengan penguatan SDM kita di garda depan di penggeledahan barang dan penggeledahan badan pembesuk,” ujar Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Asriati Kerstiani.

Saat ditemui media, Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Wachyono menambahkan bahwa dalam pelaksanaan operasi ini sudah terprogam.

Baca Juga :  Pemkab Blora Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan

“Kami sudah percaya dengan Ka Lapas baik Ka Lapas bulu, dari hasil pengambilan sampel urin pada narapidana hasilnya negatif. Adapun tujuan dari operasi ini menekan peredaran narkoba yang selama ini kita ketahui bahwa masih ada peredaran yang dikendalikan dalam lapas. Maka dari itu kami melaksanakan operasi data-data dilapas bulu ini hasil pemeriksaan maupun penggeledahan steril tidak ada indikasi-indikasi baik menggunakan maupun mengedarkan,” pungkas Kombes Wachyono di Lapas Bulu. JSnews