loading...
Ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Biasanya, orang tua yang merasa sewot karena anaknya kecanduan game sehingga tak mau belajar. Tapi ini kebalikannya.

Seorang siswa kelas tiga SMP di Cina mengadu ke polisi karena ibunya terus mengganggu waktu belajarnya.

Siswa itu menelepon ke polisi bahwa ibunya tidak mau mengecilkan volume ponselnya ketika bermain game saat anaknya mencoba untuk tidur atau mengerjakan pekerjaan rumah.

Ketika polisi tiba, siswa yang tinggal di Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu, Cina Timur itu, mengatakan bahwa ia memiliki banyak pekerjaan rumah dan berada di bawah banyak tekanan tahun ini.

Menurutnya, dia ia harus belajar keras untuk mengikuti ujian agas masuk sekolah menengah atas yang baik dan perlu untuk belajar sangat larut setiap hari, Nanjing Morning Post melaporkan.

Baca Juga :  Ngeri, Di Italia Pasien Langgar Karantina Corona Diancam 5 Tahun Penjara

Dia mengatakan kepada polisi bahwa ibunya sering menonton drama di TV dengan suara keras, dan apartemen kecil mereka membuat situasinya lebih sulit.

Remaja itu mengatakan bahwa dia telah mengeluh kepada ibunya tentang suara TV atau ponselnya dan mereka berdua bertengkar berkali-kali. Usaha terakhirnya adalah memanggil polisi untuk meminta bantuan.

Petugas polisi membujuk sang ibu untuk memberikan uang saku untuk putranya sehingga ia dapat belajar dan berhasil dalam ujian masuk sekolah SMA idamannya.

Baca Juga :  Kemendikbud Alihkan Dana Rp 405 M Untuk Bantu Tangani Wabah Corona

Sang ibu akhirnya setuju untuk menciptakan lingkungan yang tenang untuk putranya ketika dia belajar dan beristirahat.

“Setiap orang harus belajar untuk menghormati dan mempertimbangkan orang lain, belum lagi putra Anda sendiri,” tulis seorang netizen memuji siswa SMP yang belajar keras.

www.tempo.co