JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Unisri Kembangkan Potensi Ekonomi Desa Cluntang Boyolali

madu borneo
madu borneo
madu borneo

Dok Humas unisri

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melalui Pusat Studi Lingkungan, Kependudukan dan Pengembangan Wilayah serta Pusat Studi Pemberdayaan Masyarakat menjajaki kerja sama penggalian potensi desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali.

Tim LPPM terdiri dari Kepala Pusat Studi Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Kharis Triyono, MSi, didampingi Kepala Pusat Studi Lingkungan, Kependudukan dan Pengembangan Wilayah, D. Ririn Indriastuti, SE, MSi, serta Kepala Unit Inovasi dan Sentral HAKI, Y. Wuri Wulandari, STP, MP, Rabu (23/10/2019).

Kades Cluntang, Suryati SPd, menyambut baik kehadiran tim LPPM Unisri, berharap rencana kerjasama segera terealisasi, agar potensi desa dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  SMP Pangudi Luhur Domenico Savio Semarang Gelar Pemilihan OSIS Secara Daring

” Desa Cluntang terkenal sebagai desa penghasil bunga mawar. Hampir semua halaman rumah dan ladang ditanami pohon mawar. Bunga mawar hampir setiap hari berbunga dan di panen dan menjadi sumber penghasilan utama warga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suryati memaparkan, setiap hari ada pengepul bunga mawar yang membeli bunga mawar kepada petani, kemudian dijual di pasar diwilayah Soloraya.

Bunga mawar digunakan sebagai bunga tabur makam. Permintaan meningkat setiap hari Kamis dan saat bulan Ruwah. Selain sebagai bunga tabur, beberapa kelompok tani sudah mulai memproduksi bunga mawar menjadi teh mawar, sirup mawar dan air mawar untuk produk kecantikan.

Baca Juga :  Simulasi Pembelajaran Tatap Muka, Solo Siap Buka Sekolah November, Dimulai dari Kelas IX

Namun proses produksi, pengemasan dan pemasarannya belum optimal. Masih perlu sentuhan produksi dan pemasaran yang lebih profesional.

“Potensi lain yang mulai dirintis mengembangkan desa Cluntang, sebagai kawasan desa wisata. Pemandangan desa yang berada di lereng gunung Merapi ini, sangat indah dengan pesona bunga mawar, sangat potensial dikembangkan sebagai desa wisata,” ungkapnya.

D. Ririn Indriastuti, mewakili Tim LPPM Unisri, menyatakan segera akan menindaklanjuti kerjasama dengan desa Cluntang.

“Unisri berkomitmen menjadikan desa Cluntang sebagai desa binaan. Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat para dosen dan mahasiswa sebagian akan kita arahkan untuk dilakukan di sini,” ungkapnya, sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews. suhamdani