JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Diomeli Guru di Depan Teman-temannya, Siswa SD Ini Melompat dari Lantai 4 Sekolahnya, Tewas!

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tragis, gara-gara diomeli gurunya, bocah 12 tahun ini nekat melompat dari gedung sekolah hingga tewas. Tragisnya lagi, aksi sang bocah itu disaksikan secara langsung oleh ayahnya.

Peristiwa itu terjadi di gedung sekokah dasar di Guangdong, China pada 13 November 2029 kemarin. Korban adalah Xiao Ru.

Mengetahui hal itu, sang ayah langsung bergegas datang ke sekolah anaknya. Betapa terkejutnya ia saat melihat anaknya sudah terbaring tak sadarkan diri di atas tanah.

Xiao Ru sempat memberikan senyum terakhirnya untuk sang ayah sebelum lompat bunuh diri.

Tak butuh waktu lama, Xiao Ru langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun sayangnya, nyawa Xiao Ru justru tak tertolong saat berada di perjalanan.

Baca Juga :  Polisi Italia Gagalkan Penyelundupan 14 Ton Narkoba Senilai Rp 16 T Produksi ISIS

Ia disebut kehabisan banyak darah dan mengalami gangguan pernapasan.
Keputusan Xiao Ru bunuh diri ternyata disebabkan oleh hal yang tak terduga.

Sang ayah sempat melihat CCTV untuk mengetahui apa yang terjadi pada anaknya sebelum bunuh diri.

Ia pun merasa sedih setelah mengetahui perlakuan guru matematika kepada anaknya. Kejadian itu diketahui terjadi saat istirahat makan siang.

Guru yang bernama Wang itu bersikeras untuk memeriksa pekerjaan rumah Xiao Ru sebelum gadis muda itu memiliki kesempatan untuk makan.

Wang kemudian melempar buku Xiao Ru karena ia disebut belum menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

Baca Juga :  Diterpa Gelombang Kedua Virus Corona, Reputasi Australia Runtuh

Hal itu ia lakukan di depan teman-teman sekelasnya. Ia bahkan memukul tangan Xiao Ru dengan penggaris.

Semua teman sekelasnya menyaksikan bagaimana Xiao Ru merasa terhina, dan ia menangis.

Tepat setelah menerima omelan Wang, Xiao Ru berjalan keluar dari ruang kelasnya yang terletak di lantai 4 dan melompat dari gedung.

Tak terima dengan perlakuan Wang, sang ayah menuntut penjelasan dari sang guru.

Namun, Wang ternyata sama sekali tidak muncul setelah kejadian itu.

Pihak sekolah pun juga turut melakukan aksi bungkam. 

www.tempo.co