loading...
Loading...
Presiden PKS Sohibul Iman dan Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal di sela Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/ 2019) /

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski masih relatif jauh, namun peta politik menuju Pilpres 2024 mulai kelihatan.

Setelah bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera bakal menerima kunjungan Partai Berkarya pada pekan depan.

Demikian diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal.

Menurut Mustafa, Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto akan hadir.

“Mudah-mudahan kami paling dekat akan bertemu Berkarya minggu depan di TB Simatupang. Mas Tommy ada rencana berkunjung ke DPP PKS,” kata Mustafa di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/2019).

Mustafa mengatakan partainya memang akan menjalin komunikasi dengan sejumlah partai dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga :  BKD Pemprov DKI Ancam Jatuhkan Sanksi ASN yang Mbolos Kerja untuk Ikut Reuni 212

Mustafa mengatakan partainya membuka komunikasi dengan partai-partai yang berada di koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk memberikan masukan kritis.

Namun, kata dia, PKS terutama akan bicara dari hati ke hati dengan partai yang berada di luar pemerintahan. Mustafa mengatakan PKS ingin mendengar sikap dan posisi dari partai-partai tersebut.

“Ada pernyataan di publik, tapi kami akan konfirmasi ke pimpinan partai, seperti PAN, Demokrat, Berkarya, dan partai-partai nonkabinet tentang bagaimana posisi akhirnya,” kata dia.

Menurut Mustafa, pertemuan dengan partai-partai politik ini sekaligus dalam rangka membangun kekuatan oposisi menyongsong 2024. Dia juga menjelaskan alasannya menggandeng partai-partai politik yang belum lolos parlemen.

Baca Juga :  Guntur Romli: Anies Gunakan Reuni 212 Sebagai Jalan Politik  2024

Berkarya misalnya, meski belum lolos ke Senayan tetapi memiliki kader dan basis di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. “Seluruh partai politik peserta pemilu, meski belum lolos, sebagai entitas politik punya kedaulatan yang sama untuk menyampaikan suara rakyat,” ujarnya.

www.tempo.co

Loading...