JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Tagihan Capai Rp 56 Juta, Keluarga Korban Klitih di Jalan Kenari Yogyakarta Bingung Bayar Biaya Rumah Sakit

Muhammad Awan S, korban aksi kejahatan jalanan (klitih) di Jalan Kenari Yogyakarta, Minggu (10/11/2019). Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Tribunjogja.com/dok.pribadi
Muhammad Awan S, korban aksi kejahatan jalanan (klitih) di Jalan Kenari Yogyakarta, Minggu (10/11/2019). Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Tribunjogja.com/dok.pribadi

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Korban aksi aksi kejahatan jalanan (klitih) di Jalan Kenari Yogyakarta, Muhammad Awan S, saat ini masih terbaring di RSUP Dr Sardjito.

Keluarga korban saat ini kebingungan karena tagihan rumah sakit yang jumlahnya terbilang besar, yakni mencapai Rp 56 juta.

Kakak korban, M Latif Rezza, menuturkan bahwa keluarganya memang terbilang pas-pasan dan kini bingung untuk melunasi tagihan rumah sakit untuk perawatan adiknya.

“Kemarin awalnya dicoba untuk menggunakan BPJS, namun ternyata tidak bisa dicover karena ini korban tindakan kriminal,” katanya kepada Tribunjogja.com, Kamis (14/11/2019).

Ia menceritakan, sang adik telah menjalani operasi dan perawatan secara intensif di RSUP Dr Sardjito.

Dan saat ini kelurga korban cukup kebingungan untuk melunasi tagihan rumah sakit yang kian membesar.

Baca Juga :  Tak Hafal Medan, Dua Wisawatan Kecelakaan di Tikungan Gedang Klutuk Girisubo

Sang ayah, Imanudin, merupakan seorang karyawan swasta dan ibunya, Anis Endang, hanyalah seorang ibu rumah tangga.

“Tagihannya sudah mencapai Rp56 juta,” kata dia.

Sang ayah, katanya, juga sudah mencoba mengajukan pengaduan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Hasilnya nihil, biaya rumah sakit tidak bisa tanggung. Yang bisa diganti itu hanya yang setelah ada putusan pengadilan, itu pun bukan dalam bentuk uang,” ujarnya.

Saat ini, kakak korban masih berupaya untuk melakukan penggalangan dana melalui sebuah situs donasi di media sosial.

“Karena biayanya sangat besar, tadi coba melakukan penggalangan dana di kitabisa.com. Semoga saja dana yang terkumpul nantinya bisa digunakan untuk meringankan beban biaya pengobatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemkot Yogya Gencarkan Pemutusan Penularan Covid-19, Ini Yang Dilakukan    

Kakak korban juga mengatakan jika masyarakat berkenan untuk membantu ataupaun memberikan donasi guna meringankan biaya perawatan, mereka dapat mengakses https://kitabisa.com/campaign/bantupengobatanawan ataupun mendatangi RSUP Dr Sardjito secara langsung.

Sebelumnya dikabarkan, Muhammad Awan S (21) menjadi korban aksi kejahatan jalanan (klitih) di Jalan Kenari Yogyakarta, pada Minggu (10/11/2019) dini hari.

Korban merupakan warga asal Karawangan, Jawa Barat yang kos di Prenggan, Kotagede, Yogyakarta.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, mengatakan pembacokan terjadi Minggu (10/11/2019) sekitar pukul 01.45.

www.tribunnews.com

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Keluarga Korban Klitih di Jalan Kenari Yogya Bingung Bayar Rumah Sakit, Tagihannya Capai Rp56 Juta, Artikel Asli