JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Gunakan Gambar Bruce Lee Tanpa Izin Selama 15 Tahun, Restoran Ini Digugat Rp 419 M

Restoran Real Kung Fu dengan logo Bruce Lee / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Gara-gara menggunakan gambar bintang film laga Bruce Lee tanpa izin selama 15 tahun, restoran Kungfu Catering digugat oleh Bruce Lee Enterprises, milik Shanon Lee, putri dari Bruce Lee.

Bruce Lee Enterprises milik Shannon Lee menuduh rantai restoran Kungfu Catering Management telah menggunakan gambar ayahnya selama 15 tahun untuk logo tanpa membayar hak kekayaan intelektual, menurut laporan South China Morning Post, 27 Desember 2019.

Rantai makanan menanggapi pada hari Kamis dengan mengatakan bahwa logo tersebut telah lama disahkan oleh otoritas Cina.

“Kami bingung bahwa kami akan dituntut bertahun-tahun kemudian. Kami secara aktif mempelajari kasus ini dan bersiap untuk merespons,” kata perusahaan itu dalam pernyataan di Weibo.

Menurut portal internet China sina.com, Shannon Lee meminta rantai makanan untuk segera berhenti menggunakan gambar ayahnya, dan mengklarifikasi selama 90 hari berturut-turut di media bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan Bruce Lee, dan membayar kompensasi sebesar 210 juta yuan atau Rp 419 miliar.

Rantai restoran yang berbasis di Guangzhou yang dikenal sebagai Real Kung Fu (Zhen Gongfu dalam Mandarin) didirikan pada tahun 1990.

Sejak 2004 logonya telah menampilkan gambar seorang pria berambut gelap dalam pose kung fu yang mirip Bruce Lee.

Pendiri restoran mengatakan memiliki lebih dari 600 toko di seluruh negeri, dengan total nilai aset lebih dari lima miliar yuan atau Rp 9,9 triliun.

Bruce Lee Enterprises di Los Angeles menangani perdagangan dan lisensi gambar Bruce Lee dan bertujuan untuk menjaga semangat seniman bela diri tetap hidup.

Shannon Lee, yang telah mengambil alih perusahaan dari ibunya, telah terlibat dalam pelestarian warisan Bruce Lee selama sekitar dua puluh tahun.

www.tempo.co

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020