JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Usai Bermain Barbar, Guntur Diemukan Tewas Bersimbah Darah

Korban Guntur (29), warga Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir saat tiba di rumah keluarganya / tempo.co

INDRALAYA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Usai bermain barbar (sejenis game mirip ding dong), Guntur (29), warga Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, ditemukan tewas bersimbah darah tak jauh dari rumahnya.

Korban tewas diduga karena perkelahian. Jenazah Guntur sempat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, korban sedang bermain barbar, Minggu (22/12/2019) dini hari.

Hal tersebut dilihat dari kantong celananya, yang terdapan koin barbar tersebut. Tiba-tiba, ia dipanggil oleh seseorang yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya.

Saat itulah, berjarak sekitar 50 meter dari tempatnya bermain, korban dihabisi.

“Ga tau kami berapa orang, kami belum tau siapa yang mengeroyok. Tapi kalau lihat dari kondisi korban, ga mungkin pelakunya sendirian,” ujar kakak korban, Nang.

Korban mengalami luka akibat senjata tajam di punggung, dan kaki. Pada saat ditemukan warga, korban sudah bersimbah darah.

Nang tidak mengetahui persis siapa yang menjadi musuh dari adiknya tersebut.

Namun sang adik sempat diserahkan oleh warga, salah seorangnya berinisial MH (37), karena dituduh mencuri dongkrak mobil di sebuah bengkel.

Namun Guntur dilepas oleh Polsek Indralaya karena lemahnya barang bukti yang diberikan oleh rombongan MH. Sehingga, Guntur dilepaskan saat itu juga.

“Benar, dia (korban Guntur) sempat diserahkan. Tapi kurang bukti, jadi kita lepaskan,” ujar Kapolsek Indralaya melalui Kanit Reskrim Polres Ogan Ilir, Ipda Adi Garna saat dikonfirmasi.

MH diketahui mengalami luka bacok kepala pada saat malam tewasnya Guntur, namun kondisinya masih hidup.

MH diduga turut dalam kejadian tersebut, dan saat ini dirawat di RS Charitas Palembang.

“Kita sedang menyelidik kasus ini,” jelasnya.

Kesedihan Sang Istri

Dahlia (29 tahun) mendadak pingsan saat melihat jenazah suaminya, Guntur (29) tiba di rumah.

Guntur, Warga Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir ini tewas diduga dikeroyok.

Saat dibincangi, Dahlia banyak diam dan terlihat sangat syok.

Sebab suami yang dicintainya tiba di rumah dalam keadaan terbujur kaku.

“Dia pamit sekitar jam 5 sore Minggu (22/12/2019). Setelah itu ga ada kabar,” ucapnya lirih.

Berdasarkan informasi yang didapat, warga mendapati korban sudah bersimbah darah di Desa Arisan Gading, Senin (23/12/2019) dinihari.

Di mana di badan korban terdapat luka senjata tajam di sekujur tubuh.

Dahlia sendiri baru mendapat kabar pada Senin subuh. Ia pun langsung menghubungi keluarganya, untuk melihat kondisi korban di RS Bhayangkara Palembang.

Nyawanya tak tertolong lagi. Korban pun akhirnya tewas, meninggalkan 2 anak perempuan yang masih sangat kecil.

“Setau saya ga ada (musuh),” kata Dahlia.

Keluarga mengemubikan Guntur di Desa Sukaraja, Kecamatan Indralaya Selatan, Senin (23/12/2019) petang.  

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Covid-19 Masih Tinggi, PPKM Jawa-Bali Akan Diperpanjang 2 Minggu Lagi!