JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

43 Kambing di Pacitan Mati Secara Misterius dengan Tubuh Penuh Luka Cabik, Diduga Serangan Hewan Buas

Ilustrasi binatang misterius. pixabay

PACITAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Puluhan kambing di tiga desa di kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, mati secara misterius. Total kambing milik yang mati secara misterius sebanyak 43 ekor tersebar di Desa Kalipelus, Desa Klesem, Desa Katipugal, Kecamatan Kebonagung.

Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Dinas Pertanian Pacitan, Kus Handoko, mengatakan saat ini sudah dilakukan berbagai upaya pencegahan. Hasilnya, sudah tiga hari terakhir, sejak Jumat (24/1/2019), sudah tidak ada Kambing warga yang menjadi korban serangan hewan buas yang belum diketahui jenisnya ini.

“Terakhir 43 ekor kalau tidak salah, sudah tiga hari ini belum ada hewan yang diserang,” kata Kus Handoko, saat dihubungi, Minggu (26/1/2019) sore.

Handoko menuturkan, saat ini pihak Disperta Pacitan telah berkoordinasi dengan Polis, TNI, BPBD, BKSDA, dan juga Perbakin, untuk membantu mencari tahu hewan yang menyerang kambing milik warga.

Baca Juga :  Menyusul Ketuanya, Anggota KPU Ini Menyatakan Dirinya Positif Covid-19

“Ini juga sudah dilakukan usaha pencegahan, kemarin dari pihak kepolisian, TNI, BPBD, BKSDA, Perbakin sudah ke lapangan, tetapi juga belum diketahui hewan apa yang memangsa,” katanya.

Puluhan kambing milik warga di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, mati secara misterius. Lokasi kejadian tersebar di Desa Kalipelus dan Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung.

Diduga puluhan kambing ini mati akibat diserang hewan buas. Sebab, saat ditemukan kondisi tubuh kambing mengalami luka tercabik-cabik. Berbagi upaya sudah dilakukan Dinas Peternakan Pacitan untuk mencari tahu jenis hewan yang memangsa 43 kambing milik warga di Kecamatan Kebongagung.

Selain meminta bantuan dari BPBD Pacitan, Disperta juga meminta bantuan dari BKSDA Provinsi Jatim dan juga Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Hewan, Dinas Pertanian Pacitan, Kus Handoko, mengatakan tim dari BKSDA Jatim sudah memasang CCTV di beberapa titik di Kecamatan Kebongagung, Kabupaten Pacitan.

Baca Juga :  Sri Mulyani: Pembiayaan Utang Melonjak, APBN Kita Berat

Harapannya, hewan misterius ini akan tertangkap kamera CCTV sehingga bisa diketahui jenis jewan tersebut.

“Dari BKSDA Jatim juga sudah memasang CCTV, tetapi juga belum diketahui hewan apa yang menyerang kambing warga. Dari Perbakin juga sudah membantu, tapi hewan apa juga belum diketahui,” kata Handoko saat dihubungi, Minggu (26/1/2020) siang.

Selain meminta bantuan dari BKSDA, Disperta Pacitan juga meminta bantuan dari Tim Laboratorium Kesehatan (Labkes) Hewan di Tuban, milik Dinas Peternakan Provinsi.

Pada Kamis (23/1/2020) lalu, Tim Labkes Hewan di Tuban didatangkan untuk mengetahui apakah penyebab kematian hewan ternak ini dikarenakan virus atau apakah karena serangan hewan buas.

“Hasilnya belum keluar, karena mereka baru datang Kamis (23/1/2020) lalu. Mereka mengambil sampel untuk diteliti apakah karena virus atau karena serangan hewan buas,” jelasnya.

www.tribunnews.com