JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Mulai Tahun Baru 2020, Seluruh Perusda di Solo Diharapkan Mandiri Keuangan

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkot Surakarta, Yosca Herman Soedrajat menutup SPBU Jongke, Rabu (24/1/2018). Foto : Jsnews/Satria

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkot Solo menginstruksikan kepada seluruh Perusda yang ada di Solo untuk melakukan lompatan di tahun 2020 ini. Lompatan signifikan diharapkan mampu mencapai kemandirian keuangan bagi masing-masing Perusda.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Surakarta Yosca Herman Soedrajad menyampaikan, salah satu lompatan yang dapat dilakukan yaitu dengan gencar menggalang kerjasama dengan investor.

“Dari sisi modal, selama ini Perusda yang ada di Kota Solo masih mengandalkan penyertaan modal dari Pemkot. Diluar itu belum terlihat upaya maksimal untuk mendapatkan suntikan dana,” urainya, Kamis (2/1/2020).

Baca Juga :  Merasa Mendapat Perlakuan Tidak Menyenangkan, Belasan Wartawan Rame-rame Walkout dari Area Konferensi Pers Keraton Surakarta

Untuk itu, Yosca menekankan harapan agar Perusda-perusda mulai mencari profit demi kemandirian keuangan.

“Sebelumnya mulai tahun 2017 Pak Wali mengharapkan perusda untuk mulai mencari profit. Tapi dulu kan lebih dominan misi sosial. Untuk itu tahun 2020 ini diharapkan bisa ada lompatan-lompatan agar kontribusi perusda untuk pembangunan kota lebih terlihat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Putra Sulung dan Menantu Presiden Jokowi Maju Pilkada Serentak 2020, Ini Perbandingan Harta Kekayaan Gibran dan Bobby, Tajir Siapa?

Yosca menambahkan, lompatan bisa dilakukan dengan menggalang kerjasama dengan pihak luar yang dapat menjadi investor bagi masing-masing perusda.

“Tahun sebelumnya sudah ada kesempatan tapi belum maksimal. Seperti investasi di TSTJ (Taman Satwa Taru Jurug) sudah ada, tetapi Jurug kan fokusnya konservasi sehingga sulit untuk keluar. Itu menjadi salah satu kendala. Karena setiap perusda punya kendala sendiri-sendiri,” tukasnya. Triawati PP