JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Video Viral Penganiayaan Seorang Perempuan di Pasar Gendeng Prambanan Sleman, Polisi Temukan Korban Tiduran di Pasar Hewan Prambanan

Pertemuan Ibu R dengan perekam video serta pelaku tindak kekerasan di rumah Kadus Kranggan 1 Prambanan, Jumat (24/01/2020). Tribunjogja/Istimewa

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berapa waktu lalu kasus video tindak kekerasan pada ibu R yang terjadi di Pasar Gendeng, Prambanan, Sleman, Senin(20/1/2020) viral di media sosial. Kini kasusnya resmi akan diselesaikan secaa kekeluargaan.

R pun berhasil ditemukan polisi setelah menghilang sejak Selasa (21/01/2020) sore, atau sehari setelah kejadian di Pasar Gendeng, Prambanan, Sleman. R didampingi keluarga pun bertemu langsung dengan perekam video dan pelaku lainnya.

Kasi Humas Polsek Prambanan, Aiptu Ahmad Mukhlis menuturkan, posisi R diketahui dari masyarakat yang melihat ibu tersebut pada Kamis (23/01/2020).

Baca Juga :  Sendratari Sang Ratu Digelar di Pantai Cemoro Sewu dengan Protokol Ketat

“Beliau kami temukan sedang tiduran di sekitar Pasar Hewan Prambanan pada sore pukul 16.00 WIB,” jelas Mukhlis dihubungi pada Jumat (24/01/2020).

Bersama tim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Sularsihono, R kemudian diboyong ke Polsek Prambanan. Namun Mukhlis mengatakan R sulit diajak berdialog dengan baik.

Kepala Dusun Kranggan I Prambanan, Suharmadi pun dipanggil ke Polsek untuk memastikan apakah benar orang yang ditemukan bernama R atau bukan.

Baca Juga :  Yogyakarta Punya 5 Rute Jalur Wisata Sepeda, Menyusuri Perkampungan, Rute Bisa Diakses di Aplikasi Jogja Smart Service

“R kemudian dibawa pulang oleh Suharmadi untuk dipertemukan dengan pihak keluarga,” jelas Mukhlis.

Suharmadi mengatakan kondisi R dipastikan baik saat ditemukan. Keputusan untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan pun merupakan inisiatif dari anak R sebagai pihak keluarga.

Menurutnya, keputusan tersebut dianggap yang terbaik setelah mempertimbangkan berbagai hal, seperti kondisi psikologis keluarga dari R maupun pelaku penganiayaan.

“Ini untuk kebaikan semuanya, toh kita mencari saudara bukan musuh. Pelaku juga telah meminta maaf dengan tulus,” kata Suharmadi.

www.tribunnews.com