JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Virus Corona Merebak, Google Tutup Semua Kantornya di China

Ilustrasi virus. pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Dampak merebaknya virus corona akhirnya berdampak pula ke kantor Google. Sebagaimana diketahui, Google Alphabet Inc menutup semua kantornya di China untuk sementara waktu, Rabu (29/1/2020).

Penutupan kantor bukan hanya dilakukan di Cina daratan, tetapi juga Hong Kong dan Taiwan. Demikian menurut laporan Reuters, 30 Januari 2020. Belum diketahui sampai kapan penutupan kantor Google di China.

Kantor Google di Cina daratan, dengan layanan perusahaan tidak tersedia, hanya fokus pada penjualan dan bisnis periklanannya.

Diketahui, virus Corona jenis baru, 2019-nVoC, telah menewaskan lebih dari 130 orang di Cina dan membuat banyak menutup toko-toko mereka, memberlakukan pembatasan perjalanan pada karyawan dan memperingatkan tentang gangguan finansial dari melambatnya bisnis di negara berpenduduk paling padat di dunia.

Facebook telah menunda penerbangan karyawannya dan mengimbau agar mereka yang melakukan perjalanan ke Cina untuk bekerja di rumah.

Alibaba telah meminta karyawannya agar bekerja dari rumah selama sampai 2 Februari. Sementara Samsung mengimbau karyawan yang berkunjung ke Provinsi Hubei agar bekerja di rumah selama tujuh hari.

Virus Corona diyakini berasal dari pasar yang menjual hewan liar di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei di Cina tengah pada bulan lalu.

Kasus-kasus infeksi telah bermigrasi ke luar perbatasan Cina daratan mulai dari Hong Kong, Makau, Taiwan, AS, Jepang, Korea Selatan, hingga negara Amerika dan Eropa sejak pemerintah Cina pertama kali melaporkan virus tersebut pada akhir Desember.

Menurut laporan South China Morning Post pada 30 Januari pukul 6.30 pagi, jumlah kasus terkonfirmasi ada 7.344 di seluruh dunia, dengan 7.251 kasus di Cina daratan.

Sementara korban meninggal virus Corona mencapai 170 orang yang semuanya berada di Cina daratan.

www.tempo.co

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020