JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Dari Haul Jaka Tingkir Atau Hadiwijaya di Makamhaji Kartasura Sukoharjo, Ternyata Kasultanan Pajang Masih Ada Hubungannya Dengan Kasultanan Demak

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ratusan orang menghadiri Haul JakaTingkir (Hadiwijaya) ke 438 tahun. Lokasi kegiatan di Kasultanan Kraton Pajang Jln. Joko Tingkir Gang Benowo III Sonojiwan RT 5 RW 22 Desa Makamhaji Kecamatan Kartasura Sukoharjo

Melalui laman resmi Pemkab Sukoharjo, Selasa (11/2/2020), disebutkan Kesultanan Pajang adalah satu kesultanan yang berpusat di Jawa Tengah sebagai kelanjutan Kesultanan Demak. Kompleks keratonnya pada zaman ini tinggal tersisa berupa batas-batas pondasinya yang berada di perbatasan Kelurahan Pajang – Kota Surakarta dan Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo.

Baca Juga :  Kebakaran Gudang Plastik di Kluyon Gawok Desa Waru Baki Sukoharjo, Kerugian Capai 100 Juta, Sebagian Besar Barang Tak Bisa Diselamatkan

Pemerintahan Kesultanan Pajang berakhir tahun 1587 saat Pangeran Benawa berkuasa namun tidak ada putra mahkota yang menggantikannya sehingga Pajang pun dijadikan sebagai negeri bawahan Mataram. Yang menjadi bupati di sana ialah Pangeran Gagak Baning atau adik Sutawijaya. Sutawijaya sendiri mendirikan Kerajaan Mataram, di mana ia sebagai raja pertama bergelar Panembahan Senopati.

Sementara dalam acara haul tersebut hadir Sultan Prabu Hadiwijoyo Kalifatullah IV (Suradi), Ketua YKKP(Yayasan Kasultanan Kraton Pajang), Eko Aji Ariyanto, ( Asisten III Sukoharjo), Dr. Andi Budi Sulistijanto, (Wakil Ketua Lakpesdam NU), Sertu Sri Suyatno (Babinsa Desa Makamhaji) Aiptu Bambang (Bhabinkamtibmas Desa Makamhaji) serta para peserta haul dari Ponpes Ad Dhuha Gentan.

Baca Juga :  Ngeri, Pasien Meninggal Karena Corona Bertambah 2 Menjadi 22, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Kini Melonjak Mencapai Angka 548

“Kegiatan ini lebih untuk nguri-uri budaya adiluhung yang pernah ada di wilayah Makamhaji Kartasura, disini pernah berdiri Kasultanan penerus dari Kasultanan Demak yang jika dirunut kembali merupakan kelanjutan dari kerajaan Majapahit,” kata Babinsa.

Selesai Acara Haul dilanjutkan ziarah ke makam Jaka Tingkir di Desa Butuh Kecamatan Plupuh Sragen. Aria