JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Duh, di Puncak Bogor Ada Wisata Seks “Halal”, Tarifnya Capai Puluhan Juta

Sejumlah tersangka dihadirkan saat ungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (14/2/2020) / tribunnews.com
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Di Puncak, Bogor ternyata terdapat objek wista seks dengan embel-embel status “halal”. Bahkan, objek tersebut sudah ramai beredar via kanal youtube, hingga praktik komersialisasi seks itu berhasil terkuak.

Dalam video berbahasa Inggris tersebut menawarkan adanya wisata seks
 tetapi halal di daerah Puncak, Bogor.

“Video ini beredar ke Internasional, bahkan ada testimoninya dan korban dan pelaku,” kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono dikutip dari Tribunnews.

Mengetahui hal ini polisi tak tinggal diam, dan melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan poliso, ada lima orang yang ditangkap, kelima orang itu memiliki peran berbeda.

Argo mengatakan NN dan OK berperan sebagai penyedia perempuan.

Sementara HS berperan sebagai penyedia laki-laki warga negara Arab yang menjadi pelanggannya.

Fakta lain setelah polisi menyelidiki lebih dalam tentang video ini pun terkuak sedikit demi sedikit.

Hal itu terkait, video testimoni berbahasa inggris itu sudah menjadi perbincangan dari beberapa bulan lalu.

Meski demikian, setelah ditelusuri ternyata video itu dibuat 8 tahun lalu.

Video berdurasi 3.33 menit tersebut diproduksi media asing Prancis dengan menggunakan bahasa Inggris.

Pertama kali diunggah ke Internet pada tahun 2011, dengan judul ‘Indonesia: Hallal S3x’

Kemudian, diunggah kembali oleh warganet pada 2013 dengan judul, ‘Travelling to Halal S3x’

Video ini menampilkan pekerja seks komersial (PSK) di Jakarta yang dimintai tanggapan terkait turis seks asal Timur Tengah.

Kemudian lokasi berpindah ke kawasan Puncak Bogor dan dengan diam-diam merekam pembicaraan wisatawan pria Arab yang melakukan kawin kontrak dengan perempuan lokal.

Tersangka mucikari kawin kontrak juga menuturkan ada proses ijab kabul dengan pelanggannya turis arab.

Tarifnya pun juga berbeda-beda, untuk short time 1-3 jam dihargai Rp 500-600 ribu.

Sedangkan 1 malam bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp 2 juta.

Atau booking out secara kawin kontrak dengan harga Rp 5 juta untuk jangka waktu 3 hari dan Rp 10 juta untuk jangka waktu 7 hari.

Selain itu, turis arab juga menyampaikan beberapa kriteria seperti meminta seorang janda.

Sedangkan calon wanita meminta pria yang tidak kasar.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Bandung Diguncang Gempa Tektonik Malam Ini