JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Hasil Identifikasi, Mayat Bayi Membusuk Dalam Kardus di Dekat Waduk Lalung Karanganyar Diduga Sudah Seminggu Lebih Meninggal. Diotopsi di Solo, Polisi Buru Pembuangnya

Kondisi mayat bayi membusuk yang ditemukan dalam kardus dekat Waduk lalung, Karanganyar, Jumat (14/2/2020). Foto/FB
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20200214 145029
Kondisi mayat bayi membusuk yang ditemukan dalam kardus dekat Waduk lalung, Karanganyar, Jumat (14/2/2020). Foto/FB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Karanganyar memperkirakan mayat bayi membusuk yang dibuang di dalam kardus di selokan dekat Waduk Lalung, Jumat (14/2/2020) siang sudah meninggal lebih dari seminggu.

Hal itu sampaikan Kapolres Karanganyar AKBP leganek Mawardi melalui Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono. Kepada wartawan, ia mengatakan melihat kondisi mayat bayi yang sudah rusak, dimungkinkan bayi itu sudah meninggal lebih dari sepekan.

Hal itu juga diperkuat dengan kondisi jasad yang sangat rusak, nyaris sulit dikenali, cara mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

“Melihat kondisinya kemungkinan meninggalnya sudah lebih dari seminggu. Masih melakukan penyelidikan dan pendalaman,” paparnya Jumat (14/2/2020).

Baca Juga :  Tambah 18 Positif dan 1 Meninggal, Kasus Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 1.243. Jumlah Warga Meninggal Sudah Capai 194 Orang

Lebih lanjut Kasat Reskrim menguraikan seusai dievakuasi, mayat bayi malang itu kemudian dibawa ke RSUD Moewardi Solo untuk dilakukan otopsi.

Otopsi diperlukan untuk menguak misteri kematian bayi itu apakah meninggal sebelum dilahirkan atau meninggal sesudah dilahirkan.

Saat ini tim juga tengah dikerahkan untuk melakukan penyisiran dan penggalian data guna menguak siapa orang tua atau oknum yang tega membuang bayi tak berdosa itu.

Mayat bayi malang itu ditemukan di selokan di wilayah Ngaliyan RT 1/1, Kelurahan Lalung, Karanganyar.

Saat ditemukan, mayat orok itu dibungkus dalam kardus. Jasad bayi itu ditemukan kali pertama oleh warga setempat, Supriyanto.

Baca Juga :  Terus Melejit, Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah Jadi 1.273 Hari Ini. Jumlah Warga Meninggal Sudah Capai 196 Orang

Menurut Supriyanto, pemilik warung di dekat lokasi kejadian, awalnya curiga dengan bau menyengat sejak dua hari lalu di sekitar warungnya.

Kecurigaannya menuntun pada pencarian hingga akhirnya menemukan sebuah kardus yang menjadi sumber bau busuk.

“Kardus masih diisolasi. Awalnya saya kira bangkai tikus mati. Lalu saya buka isolasinya. Pertamanya kelihatan kakinya, setelah itu saya penasaran saya buka lagi baru kelihatan kepala dan kakinya. Kondisinya sudah rusak dan mengeluarkan bau Mas, nggak tega,” paparnya.

Bersamaan itu, warga langsung melapor ke Polsek setempat. Tak lama berselang, tim Polsek dan Inafis Polres tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi. Wardoyo