JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Eka Lindas Nenek-Nenek Pedagang di Transito Sragen Hingga Tewas. Bus Sempat Nyalip 3 Bus Berhenti, Langgar Marka Lalu..

Tim Polres dan PMI Sragen saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan terlindas Bus Eka di Transito Sragen. Foto/Wardoyo

.

Tim Polres dan PMI Sragen saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan terlindas Bus Eka di Transito Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan ring road selatan Sragen dekat transito tepatnya di Jetis, Mojosari, Sragen Kota, Jumat (14/2/2020) siang.

Gegara aksi ugal-ugalan pengemudinya, Bus Eka akhirnya memakan korban jiwa. Seorang nenek berusia 70 tahun yang berprofesi sebagai pedagang keliling memakai sepeda angin, tewas usai digasak dan dilindas bus jurusan Surabaya-Jogja itu.

Korban diketahui bernama Sumarni asal Sragen Lor RT 2/8, Nglorog, Sragen Kota. Nenek malang itu tewas usai dilindas Bus Eka bernopol S 7015 UT yang dikemudikan Sutrisno (43) warga Plumbungan RT 2/2, Kramat, Kabupaten Tegal.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi pukul 13.00 WIB. Kecelakaan juga melibatkan sepeda motor Honda Beat AD- 2750- AUE yang dikemudikan dua siswi, Rini Amanda (16) warga Sarirejo RT 24/9, Plosokerep, Karangmalang, Sragen dan temannya, Puji Astuti (17) warga Kroyo RT 16/05, Taraman, Sidoharjo, Sragen.

Baca Juga :  Bona Sinaga, Amran Sinaga dan Suherno Siburian Digerebek Saat Asyik Main di Masaran Sragen. Polisi Amankan Satu Tikar dan Uang Rp 700.000

Menurut saksi mata dan hasil olah TKP, kronologi kecelakaan bermula ketika korban yang mengendarai sepeda angin dan dua siswi bermotor Beat, sama-sama melaju dari selatan ke utara.

Dengan posisi, Honda Beat di depan dan korban di belakangnya. Sementara Bus Eka datang dari arah berlawanan. Tepat di lokasi kejadian, Bus Eka nekat mendahului 3 bus yang berhenti di tepi jalan sebelah timur.

Tanpa memperhatikan situasi lawan arus, Bus yang dikenal sebagai salah satu raja jalanan itu nekat ngasak mendahului tiga bus.

Melihat Bus Eka ngawut hingga ngepres jalan lawan, dua siswi yang melihat, langsung ngalah dan menepi di sebelah barat. Nahas, Mbah Sumarni yang naik onthel, panik melihat bus sudah dari depan dan memakan habis ruas jalan.

Malang tak dapat ditolak, ia yang berusaha mendahului Beat untuk menepi, justru celaka. Sepeda onthelnya nyenggol setang Honda Beat hingga membuatnya jatuh tepat di tengah jalan.

Baca Juga :  Lawan Kotak Kosong, Bupati Yuni Sebut Bisa Ringankan Beban Psikologis Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Bersamaan itu, tubuhnya langsung terlindas Bus Eka yang sudah sangat dekat. Bus yang sudah melewati marka jalan itu tak bisa menghindar lagi dan kemudian melindas Mbah Sumarni.

Nenek malang itu meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian tulang leher, dada, tangan dan kaki serta kepala pecah.

Kapolres Sragen, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kasat Lantas AKP Sugiyanto membenarkan kecelakaan maut Bus Eka yang menewaskan satu korban jiwa itu.

Saat ini, bus sudah diamankan di Mapolres untuk barang bukti. Sementara, Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengatakan sesaat usai menerima laporan, tim PMI dan PSC 119 langsung terjun ke lokasi untuk melakukan assesment dan backup medis.

“Satu korban meninggal di lokasi kejadian dan langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dengan ambulans PMI Sragen,” ujar Wahdadi. Wardoyo