JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Punya Julukan Yang Mulia, 2 Pensiunan PNS Otaki Sindikat Percaloan CPNS Terbesar di Seluruh Indonesia. Korban Capai 605 Orang Dengan Tarif Ratusan Juta

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua tersangka masing-masing inisial TA (51) warga Kelurahan Berua, Kecamatan Biring Kanaya, Kota Makasar dan AD (62) warga Desa Lohayong, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur harus berurusan Sat Reskrim Polres Kebumen karena diduga melakukan penipuan dapat meloloskan para korbannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Keduanya ditetapkan tersangka oleh Unit Tipiter pimpinan Iptu Ghulam Yanuar Lutfi dari pengembangan tiga tersangka yang terlebih dahulu ditangkap.

Tersangka AD atau yang akrab disapa “Yang Mulia” adalah seorang purnawirawan PNS di Kabupaten Flores.

Ia mendapatkan jatah uang paling banyak yakni Rp 94 Juta dari uang Rp 150 Juta yang disetorkan oleh para korbannya.

Para tersangka diamankan di dua tempat berbeda. Tersangka inisial TA memenuhi panggilan Penyidik di Polres Kebumen selanjutnya dilakukan penahanan pada Rabu (5/2/2020).

Baca Juga :  Duh Gusti, Naiknya Honda Brio, HR Warga Perum Puri Anjasmoro Semarang Ternyata Hobi Maling Celana Dalam Boxer di Sejumlah Indomaret. Tertangkap Saat Dikejar dan Ban Mobilnya Meletus

Selanjutnya “Yang Mulia” ditangkap hari Rabu (12/2/2020) di Jakarta.

Cukup mencengangkan, dari kedua tersangka ini, diperkirakan ada 605 korban di seluruh Indonesia yang dijanjikan akan diloloskan menjadi PNS.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers mengungkapkan, polisi belum bisa memastikan berapa jumlah total keseluruhan korban dalam kasus ini.

“Dua tersangka yang kita tangkap ini adalah hasil pengembangan kasus sebelumnya. Data yang kami peroleh dari dua tersangka ini, sementara ada 605 korban. Jika digabungkan dengan korban yang pertama mencapai 800an korban bahkan bisa lebih,” kata AKBP Rudy saat konferensi pers, Jumat (15/2/2020) dilansir Tribratanews.

Modusnya ke dua tersangka adalah mendapatkan setoran dari tersangka yang sebelumnya melakukan perekrutan di wilayah Kebumen.

Baca Juga :  Tergoda Tunggangan Honda Brio, Gadis Kembang Desa asal Prembun Kehilangan Kesuciannya Usai Direnggut Berulangkali oleh Pacarnya si Penjual Ayam Geprek. Sudah Batal Dinikahi, Ternyata Mobilnya Hanya Gadaian

Sebelumnya Polres Kebumen membongkar kasus penipuan dengan modus dapat meloloskan menjadi Pegawai Negeri Sipil antar Provinsi di Indonesia.

Tiga tersangka yang tangkap masing-masing inisial berinisial AS (43) warga Prembun Kebumen, ES (66) warga Kelurahan Pasireurih Kecamatan Tamansari Bogor, dan RD (33) warga Jalan MT Haryono Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Para tersangka ditangkap setelah dilaporkan salah satu korban Yudi Suhendra (35) warga desa Prembun yang dijanjikan akan menjadi PNS dari tahun 2016.

Korban yang curiga hingga awal tahun 2020 belum ada tindak lanjut jadi PNS, sedangkan ia sudah menyetorkan uang 150 Juta akhirnya melaporkan ke Polres Kebumen. JSnews