loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Gubernur DKI Jakarta menyatakan ada 25 tenaga medis di Jakarta dilaporkan positif corona atau covid-19 dan satu diantaranya meninggal.

“Bila kita ingin saudara-saudara kita terbebas, maka tinggal di rumah,” ujar Mantan Menteri Pendidikan tersebut saat memberikan keterangan pers, Jumat (20/3/2020).

Menurut Anies, semua pihak harus mengambil tanggung jawab masalah penyebaran virus ini. Termasuk perusahaan, juga harus mengambil peran. “Bila kita ingin membantu saudara-saudara kita yang bekerja menyembuhkan, merawat, cara mengurangi beban mereka adalah dengan tinggal di rumah,” kata Anies.

Baca Juga :  Cerita M Nuh Pemenang Lelang Motor Gesits Milik Jokowi, Menyangka Bakal Menang 2 Miliar, Tak Tahu Kalau Harus Bayar

Anies mengungkapkan, saat ini beredar juga foto-foto tim dokter, tim medis yang di sana tertulis “Izinkan kami berjuang di RS, bagian Anda adalah tinggal di rumah”. Hal itu, jelas Anies, adalah pesan yang sangat kuat dari mereka. “Mari kita taati.”

Anies mengeluarkan Seruan Gubernur DKI Jakarta pada Jumat (20/3/2020) yang meminta perusahaan menghentikan aktivitas perkantoran selama dua pekan, mulai Senin depan 23 Maret 2020 sampai dengan 2 April 2020.

Baca Juga :  Dua Bulan Tak Beroperasi, Mal Tekor Rp 9,8Triliun

Anies mengungkapkan dalam perkembangan penyebaran Covid-19 di Jakarta cukup pesat. Sejak awal pihaknya sudah menggarisbawahi langkah yang dilakukan Pemprov DKI berprinsip pada kewaspadaan dan terukur.

Hari ini, kata Anies, situasi yang dihadapi di Jakarta berbeda dengan dua pekan lalu atau pekan lalu. Jumlah yang wafat tadi disampaikan cukup banyak dan Pemprov DKI berduka menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga.

www.republika.co.id