loading...

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah “bencana” virus corona secara nasional, Kota Bekasi dilanda bencana banjir oleh hujan deras yang terjadi, Jumat (20/3/2020).

Banjir sempat membuat kolong jembatan layang Pekayon di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi lumpuh.

Akibatnya, kemacetan parah terjadi di ruas jalan tersebut, bahkan ekor kemacetan telah sampai kawasan Summarecon Bekasi.

“Sejak pukul 15.00, air sudah mencapai sedengkul orang dewasa,” kata Rizka Indri (25).

Ia mengatakan, genangan air setinggi itu akibat hujan deras yang mengguyur sejak pukul 14.00 WIB. Diduga karena saluran air dan pompa tak maksimal, genangan semakin tinggi, sehingga tak dapat dilalui kendaraan.

“Banyak sepeda motor yang mogok,” kata dia.

Akibat banjir di jalan tersebut, lalu lintas di Jalan Ahmad Yani mengalami kemacetan. Pasalnya, akses menuju ke Tol Bekasi Barat lewat kolong jembatan layang terputus.

Polisi lalu lintas terpaksa melakukan rekayasa dengan mengalihkan kendaraan menuju putaran di ujung Jalan Ahmad Yani, Pekayon.

Banjir juga melumpuhkan underpass Bekasi Timur di samping Pasar Baru. Sekitar pukul 15.00, seorang pengguna jalan, Heriawan melaporkan jalan tersebut tak bisa dilalui kendaraan akibat genangan hingga selutut orang dewasa.

“Di sini langganan kalau hujannya deras dan lama,” kata dia.

Selain di kolong jembatan dan underpass, banjir juga tampak menggenangi Jalan Raya Juanda, Bekasi Timur.

Penyebabnya, saluran air tak berfungsi maksimal, sehingga menyebabkan genangan hingga sebetis orang dewasa.

“Padahal hujannya sebentar, tapi genangan cepat tinggi,” kata Deni, pedagang di sana.

www.tempo.co

Baca Juga :  Kasus Korupsi Jiwasraya, Duit Rp 4,87 M untuk Bayar Kasino