loading...
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang pengemis bernama Daryono (67) warga Desa Majapura, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga ditemukan meninggal di depan sebuah toko roti yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kandanggampang, Purbalingga, Kamis (12/3/2020) malam.

Polisi dari Polsek PurbaIingga dan Polres Purbalingga yang mendatangi lokasi kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, polisi tampak meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui meninggalnya pengemis tersebut.

Kapolsek PurbaIingga AKP Subagyo saat memberikan keterangan, Jumat (13/3/2020) mengatakan peristiwa meninggalnya pengemis terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang duduk sendirian melakukan aktifitasnya di depan salah satu toko roti.

Baca Juga :  Awas, Ini 5 Kejahatan Yang Mengintai Selama Momen Lebaran. Salah Satunya Bisa Mengancam Harta dan Nyawa!

“Saat itu korban sedang duduk sambil meminta minta. Tiba-tiba korban tersungkur ke lantai dan kondisinya tidak sadarkan diri. Kejadian itu diketahui oleh salah satu karyawan toko,” papar kapolsek dilansir Tribratanews.

Menurut keterangan saksi bernama Rienta (28) karyawati toko roti, korban sempat dibangunkan oleh saksi namun tak kunjung bangun.

Diduga saat itu korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian melaporkan kejadian ke kantor polisi.

Baca Juga :  Jateng Menuju New Normal, Begini Skenario Gubernur Ganjar

“Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dokter. Namun di rumah sakit, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, dari pemeriksaan jenazah korban tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Atas meninggalnya korban, keluarganya mengaku ikhlas dan menerima. Karena diketahui korban dalam kondisi sakit namun tetap melakukan aktivitas tidakeminta jenazah untuk diotopsi,” pungkas Kapolsek. JSnews