loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga perusahaan tekstil di Solo, Sritex, Duniatex dan Batik Keris berlomba-lomba memproduksi masker non-medis. Produksi ini dilakukan di tengah mahal dan langkanya masker di pasaran akibat penyebaran virus corona Covid-19 yang semakin meluas.

Duniatex memproduksi masker anti-air dan bisa dicuci, masker ini dijual seharga Rp 275 ribu per 50 satuan, atau Rp 5.500 per satuan. Harga ini sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Adapun minimal pembelian yaitu 50 satuan masker (1 kotak berisi 50 masker).

“Kami memakai sistem PO (Pre-order) dan memakan waktu sekitar kurang lebih tiga minggu,” kata Indah Susanti, contact person PT Delta Dunia Sandang Tekstil saat dikonfirmasi melalui email di Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.

Baca Juga :  PT KAI Siapkan Pedoman New Normal, Penumpang Wajib Pakai Masker dan Face Shield

Belakangan ini, masker yang biasanya mudah ditemui di toko ritel sulit ditemukan. Di pasar utama seperti Pasar Glodok, harga masker sekali pakai bahkan sempat mencapai Rp 850 ribu.

Kementerian BUMN sempat mencoba menjual masker murah seharga Rp 2.000 per satuan di perusahaan pelat merah, Kimia Farma. Namun tidak berlangsung lama, masker itu juga ludes dan tak lagi bersisa di apotek-apotek Kimia Farma.

Atas situasi ini, sejumlah perusahaan tekstil pun berlomba meluncurkan produk masker yang bisa dicuci. Salah satunya PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex yang menjual masker non-medis seharga Rp 5.500 per satuan.

Baca Juga :  Ini Tips-tips Pakai Masker agar Nyaman dan Tidak Iritasi Saat Beraktivitas pada New Normal

Perusahaan bahkan mengklaim kebanjiran pesanan. “Banyak sekali yang belum bisa kami layani. Kami tidak tahu berapa total antreannya. Tetapi yang jelas telepon tidak berhenti,” kata Corporate Secretary Sritex Joy Citradewi ketika dihubungi, Sabtu, 21 Maret 2020.

Lalu, ada juga produsen pakaian ternama, Batik Keris, yang meluncurkan produk masker berbahan rajut dengan Rp 6.000 per satuan. “Penutup hidung dan mulut dari Batik Keris ini selain nyaman dipakai, tentunya aman karena bisa dicuci ulang,” tulis Batik Keris dalam akun resmi Instagram mereka @batikkerisindo pada Sabtu, 21 Maret 2020.

www.tempo.co