loading...

BANDUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengabarkan bahwa dirinya positif terjangkit virus corona. Pengumuman itu dalam bentuk video yang dia unggah melalui akun Instagram-nya @kangyanamulyana, Senin (23/3/2020) malam.

Dalam video tersebut, Yana tampak sudah mengenakan masker berwarna hijau. Suaranya terdengar bergetar saat menjelaskan mengenai kondisi dirinya.

“Saya Yana Mulyana Wakil Walikota Bandung, setelah mengalami demam dan melakukan tes corona Covid-19 beberapa hari yang lalu, dan hari ini hasilnya telah keluar, dan dinyatakan saya positif corona Covid-19,” ujarnya, dikutip TribunJabar.id.

Lebih lanjut, Yana mengatakan kini dia sudah menjalani isolasi. Dia juga meminta doa agar bisa sembuh dari Covid-19.

“Oleh karena itu saya melakukan isolasi, dan Insya Allah, mohon doa dari semua,” ujarnya.

Di kolom caption, Yana juga menuliskan hal serupa. Dia menulis, sudah diisolasi selama 11 hari.

Berikut adalah caption lengkapnya.

“Assalamualaikum wargi Bandung sadayana, hasil swab test saya hari ini telah keluar dari Dinkes Prov. Jabar, dan dinyatakan saya positif covid 19.”

“Adapun saya telah mengisolasi diri selama 11 hari, dan akan dilanjutkan beberapa hari ke depan.”

“Dengan segala kerendahan hati, saya mohon doa dari wargi Bandung sekalian,” tulisnya.

Tak Berkegiatan Hampir Dua Pekan

Hampir dua pekan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, tidak memiliki agenda di Pemkot Bandung.

Padahal biasanya orang nomor dua di Kota Bandung ini selalu padat agenda. Baik pertemuan dengan masyarakat maupun menerima tamu.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, bahwa wakilnya tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Bandung.

“Pak Yana dirawat usai melakukan tes deteksi virus corona covid-19. Hasi tes (saat itu) belum keluar dan masih menunggu dari Litbangkes di Jakarta, ” ujar Oded di Alun-alun Kota Bandung, Senin, (23/3/2020) sore.

Oded mengaku hanya tahu Yana dirawat di sebuah rumah sakit tapi tidak mengetahui penyakit yang dideritanya sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Oded berharap Yana segera pulih dan melakukan tugas sebagai wakil wali kota.

Yana terakhir kegiatan bersama wartawan saat simulasi di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) 13 Maret.

Yana sebelumnya menghadiri seminar di Karawang yang sejumlah pesertanya ada yang positif terpapar virus corona.

Sementara itu Oded mengaku belum melakukan tes deteksi corona hingga kini. Pasalnya diakui Oded, alat untuk tes deteksi corona pada pekan lalu habis dan baru bisa dilakukan hari ini.

“Saya belum tes, kemarin ketika hari Sabtu saya ditelpon Pak Gubernur (Ridwan Kamil) dan diminta tes, ternyata habis. Dan sekarang Senin baru datang alatnya dan Insya Allah saya juga akan dites,” ujarnya.

Oded mengimbau agar seluruh kepala dinas di lingkungan Pemkot Bandung untuk inisiatif melakukan tes deteksi corona. Pasalnya mobilitas serta interaksi para kepala dinas cukup tinggi dan dikhawatirkan terpapar virus asa Wuhan, Tiongkok, tersebut.

“Saya imbau kepala dinas harus tes,” kata Mang Oded.

Untuk mengatasi corona, Kota Bandung memasang instalasi wastafel untuk masyarakat dalam rangka memudahkan masyarakat cuci tangan dan dalam penguatan menghadapi COVID-19 di Kota Bandung.

“Insya Allah akan dipasang di 30 titik Kota Bandung di tempat keramaian,” ujar Oded.

Oded mengatakan , Kota Bandung dapat jatah rapid Tes untuk 2.000 orang.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Muhammadiyah: Pernyataan New Normal Bingungkan Masyarakat