JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Untuk Penyembuhan Bukan Pencegahan, Pemerintah Minta Masyarakat Tak Buru Obat Chloroquine

Ilustrasi obat. jarmoluk/Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Juru Bicara Pemerintah Penanganann virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, meminta masyarakat tak reaksioner memburu obat Chloroquine di pasaran, setelah pemerintah pusat menyebut obat chloroquine ampuh sembuhkan pasien positif Virus Corona.

Chloroquine dan Avigan merupakan dua jenis obat yang digunakan pemerintah untuk menyembuhkan pasien terjangkit virus corona atau Covid-19.

“Chloroquine obat, digunakan untuk penyembuhan, bukan untuk pencegahan. Oleh karena itu, tak perlu kemudian masyarakat membeli chloroquine dan menyimpannya,” kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu, 21 Maret 2020.

Baca Juga :  Rizieq Shihab Jalani Tes Swab Mandiri, FPI Klaim Hasilnya Negatif Covid-19. Pengacara FPI: Bukti Medis Privasi HRS

Dari dua jenis obat yang rencananya akan didatangkan pemerintah yakni chloroquine dan Avigan, Yurianto mengakui bahwa chloroquine sudah cukup populer di masyarakat Indonesia sejak dulu. Obat ini diketahui biasa digunakan untuk mengobati malaria.

Namun, hasil penelitian belakangan yang mengatakan obat ini juga ternyata efektif menyembuhkan Corona. Yurianto mengatakan keputusan pemerintah mendatangkan dua jenis obat itu, berdasarkan evidence base atau pengalaman penggunan dari negara-negara yang telah lebih dulu menggunakannya.

Baca Juga :  Dianggap Lalai Dalam Mengantisipasi Kerumunan di Petamburan, Walikota Jakarta Pusat dan Kepala DLH Dicopot oleh Gubernur

Namun ia meminta jangan sampai hal ini dijadikan alasan masyarakat untuk langsung membeli obat ini. “Ingat, chloroquine adalah obat keras yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter,” kata dia.

Presiden Joko Widodo sendiri sebelumnya sempat mengatakan akan mendatangkan 3 juta obat untuk Virus Corona, berupa Chloroquine dan Avigan. Informasi terkait Chloroquine itu, diduga sempat memicu sebagian masyarakat merasa penting untuk membeli dan menyetok obat malaria itu.

www.tempo.co