loading...

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bencana tanah longsor melanda dua kecamatan di Wonogiri, yakni Tirtomoyo dan Kismantoro.

Akibat peristiwa itu timbul kerugian hingga Rp 80 juta lebih. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Informasi yang dihimpun dari BPBD Wonogiri, Selasa (24/3/2020), peristiwa terjadi Senin (23/3/2020). Di Kecamatan Tirtomoyo, di Dusun Nglencung RT 2 RW 8, Desa Sidorejo, longsor mengakibatkan dinding rumah Yatno ambrol. Kerugian materiil sekitar Rp 5 juta.

Masih lokasi di Desa Sidorejo, longsor menimpa rumah Nyamen di Dusun Sidowayah RT 3 RW 9.
Dampak kejadian bangunan rumah mengalami roboh tertimpa longsoran tanah tebing belakang setinggi 30 meter dan panjang 20 meter. Kerugian materiil sekitar Rp 50 juta dan penghuni rumah sementara mengungsi ketempat saudaranya.

Baca Juga :  Kabar Baik, Saat Ini Tak Ada Lagi Pasien Positif Corona di Wonogiri. Namun Tak Boleh Lengah, Tetap Lakukan Hal Ini

Di Kecamatan Kismantoro, Desa Plosorejo Dusun Kepuh RT 3 RW 1, bencana tanah longsor mengakibatkan kerusakan bangunan rumah milik Prawiro. Dinding rumah tertimpa material longsor, kerugian sekitar Rp 15 juta. Di Dusun Waru Desa Bugelan Kismantoro, tebing tanah depan rumah mengalami longsor menimpa badan jalan masuk ke rumah. Kerugian materiil sekitar Rp 10 juta.

“Di Desa Pucung Kismantoro tanah longsor menimpa badan jalan jalur propinsi Jateng- Jawa Timur. Dampak kejadian mobilitas sempat terputus.
Kondisi sekarang sudah normal kembali. Di Kelurahan Gesing Kismantoro, aliran air sungai mengakibatkan talut jembatan dan jalur jalan antar desa mengalami kerusakan. Upaya sementara untuk kerusakan jalan telah dipasang papan atau rambu,” kata dia. Aria