JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Arus Mudik di Wonogiri Menurun, Pos Skrining di Terminal Induk Giri Adipura Ditutup. Penanganan Kaum Boro Berikutnya Andalkan Kesadaran Sosial

Bupati Wonogiri Joko Sutopo.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Saat ini arus mudik perantau ke Wonogiri telah menurun. Pemkab selanjutnya menutup pos skrining di Terminal Induk Giri Adipura Krisak Selogiri.

Namun demikian bukan berarti pemantauan pemudik lantas dihentikan. Kesadaran sosial yang telah terbangun menjadi garda depan penanganan para pemudik selanjutnya.

“Memang pos skrining di terminal induk kami tutup Minggu (5/4/2020), arus mudik terus menurun, data terkahir jumlah pemudik total 33 ribu orang,” kata Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Senin (6/4/2020).

Baca Juga :  Ingat, ini Kegiatan yang Dilarang Dilakukan Selama Kampanye Pilkada, Mulai Donor Darah Bazar Gowes Hingga Panen dan Pentas Musik

Para petugas kesehatan yang semula bergantian skrining pemudik selanjutnya digeser. Mereka kemudian ditempatkan di puskesmas dan layanan medis semula.

Namun jika arus pemudik kembali naik, Pemkab kembali membuka pos skrining.

Kendati pos skrining telah ditutup, pria yang akrab disapa Jekek itu mengaku pemantauan pemudik jalan terus. Kesadaran sosial mengenai cara pencegahan covid-19 yang telah dibangun beberapa pekan sebelumnya saatnya menjadi garda depan. Kesadaran dibangun dengan sosialisasi melalui saluran tradisional seperti pengumuman keliling dan sebagainya.

Baca Juga :  Josss Naik Motor Neo Klasik Kawasaki Estrella 250 CC, Harjo Kendarai Mobil Honda CRV Hitam, Datang ke KPU Ikuti Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Wonogiri 2020

“Pemerintah desa, ketua RT dan RW hingga warga sudah sadar cara mencegah covid-19. Ketika ada pemudik datang, lantas didata dan diminta melakukan karantina mandiri. Inilah wujud nyata kesadaran sosial di Wonogiri,” beber dia. Aria